Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser Asnawi menjelaskan, tahun ini akan dilakukan penataan Siring Tepian Kandilo yang pengerjaannya terbagi dalam empat segmen.
“Segmen satu nantinya RTH, segmen dua depan Masjid Agung At-Taqwa akan sedikit dilakukan perbaikan, karena sebagian besar hanya lantainya yang perlu diperbaiki,” kata Asnawi.
Selanjutnya, segmen tiga nantinya terdapat area pedestrian, traffic light, area komunal untuk tempat duduk atau berkumpul, ikon taman, area parkir kendaraan roda dua, sementara segmen empat diperuntukkan area parkir roda empat.
“Ada beberapa segmen pekerjaan nantinya di area tepi Sungai Kandilo ini. Tapi untuk tahap awal kami sudah rencanakan akan selesakan di tahun ini. Saat ini proses perencanaan sedang berjalan,” paparnya.
Dengan anggaran Rp10,7 miliar tersebut, terdapat beberapa perubahan, diantaranya akan dipasang miniatur kapal asli Paser di belakang tulisan ikon Siring Kandilo sementara area bermain anak saat ini nantinya tak ada lagi.
“Semuanya sudah kami hilangkan. Kami tidak ingin terbentur dengan kegiatan Disporapar, karena seluruh area permainan itu nantinya ada di seberang (kawasan wisata terpadu),” ungkap Asnawi lagi.
Area parkir kendaraan roda dua berada di depan Gedung MTQ - Tugu Putri Petung. Pasalnya sekarang ini tidak ada tempat parkir di Taman Siring Tepian Kandilo. Sehingga untuk memarkirkan kendaraan, pengunjung terpaksa memakan bahu jalan. Fasilitas untuk penyandang disabilitas pun bakal diakomodir.
“Untuk titik penyeberangan ada di depan galeri ATM dan depan Gedung MTQ. Serta nantinya terdapat lampu hias dari serabut baja,” tutup Asnawi.
Penulis: */Dwi Cahyo
Editor: Aspian Nur