Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser Ahmad Safari menyampaikan, masuknya Kampung Muluy sebagai salah satu nominator penerima penghargaan Kalpataru menjadi satu prestasi besar bagi Paser. Sebab, hal tersebut membuktikan bahwa sampai saat ini Paser mampu menjaga kelestarian lingkungan.
“Salah satu penghargaan bergengsi yang diterima Kabupaten Paser. Karena masih ada wilayah di Kabupaten Paser yang mampu menjaga kelestarian lingkungannya,” ucap Ahmad Safari, Senin (16/5).
Dengan adanya surat yang dikirimkan KLHK, kata Ahmad Safari, pihaknya bersama dengan tim penilai dari kementerian akan melakukan verifikasi dan validasi lapangan.
“Nanti akan ada tim dari kementerian yang akan datang dan melaksanakan verivikasi dan validasi lapangan. Bersama kami nanti akan melihat secara langsung kondisi lapangan di Kampung Adat Muluy,” jelasnya.
Ia membeberkan bahwa Paser merupakan satu-satunya daerah yang mewakili Kaltim sebagai nominator penerima penghargaan Kalpataru 2022 yang mencapai empat besar.
“Bisa dibilang Paser menjadi perwakilan Kaltim dalam ajang ini. Karena dari sepuluh Kabupaten di Kaltim, hanya Paser yang masuk sampai di empat besar,” ungkapnya.
Jika kali ini Paser menjadi salah satu penerima penghargaan Kalpataru. Ia menegaskan bahwa hal tersebut menjadi kali pertama bagi Paser.
“Ini kali pertama jika Kabupaten Paser berhasil mendapatkan penghargaan Kalpataru. Untuk itu kami juga sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat Kabupaten Paser,” pungkasnya.
Penulis: */Dwi Cahyo
Editor: Supiansyah