Kuota Listrik di Paser Besar, 10 Desa Belum Teraliri, PLN Sebut Saatnya Terima Investor
1 menit baca507 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, TANA PASER – Kabupaten Paser ternyata masih memiliki 10 desa yang sampai saat ini belum teraliri listrik
Terkait hal ini, Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tanah Grogot terus berupaya melakukan upaya peningkatan jaringan kelistrikan.
Kepala ULP PLN Tanah Grogot Bambang Hariyanto menyampaikan pihaknya tetap bersinergi dengan Pemkab Paser dan mendukung upaya pembangunan daerah terutama dalam penyediaan jasa pelayanan listrik bagi masyarakat.
“Upaya pengembangan jaringan masih terus kami lakukan terlebih lagi saat ini dengan kuota listrik mencapai 90 Mw,” ucap Bambang Hariyanto.
Persediaan listrik untuk memenuhi kebutuhan masayarakat Tanah Grogot dan sekitarnya saat ini tersedia kuota listrik sebesar 60 Mw namun baru terpakai 15 Mw.
Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Muara Komam, Batu Sopang dan sekitarnya tersedia 30 Mw dan baru tergunakan sebesar 5 Mw.
“Listrik di Paser masih sangat besar, makanya kami terus berupaya agar kuota ini bisa terserap secara maksimal,” ujarnya.
Dengan kuota listrik yang besar tersebut, sudah saatnya Paser menerima investor luar untuk berinvestasi di Paser sehingga kuota listrik bisa terserap secara maksimal dan menumbuhkan perekonomian masyarakat.
“Kuota listrik Paser sekarang cukup besar. Dengan kuota saat ini sudah mampu untuk menampung investor yang membutuhkan daya listrik besar misalnya seperti swalayan ataupun mall,” papar Bambang.
Untuk meningkatkan jaringan listrik, PLN juga mempertimbangkan akses jalan serta tingkat konsumen. “Kami sudah koordinasi terkait dengan desa-desa yang belum teraliri listrik. Kemudian kami juga meminta agar akses jalan bisa digunakan untuk mengangkut material. Semoga saja di tahun 2022 kami juga bisa memberikan pelayanan di desa yang belum teraliri listrik,” tutup Bambang.
Penulis: */Dwi Cahyo
Editor: Aspian Nur










