Dalam kunjungan tersebut Sultan Kesultanan Paser, Aji Jarnawi menyampaikan kehadirannya di rumah paman korban tersebut, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada warga Kabupaten Paser.
“Kami hadir di sini berangkat dari rasa kemanusiaan, kami ketahui korban atas peristiwa malam itu adalah warga Kabupaten Paser. Sehingga kami hadir juga memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarga korban agar tetap bisa tenang menghadapi musibah yang tidak direncanakan ini,” ucap Aji Jarnawi, Minggu (22/8).
Berkaitan dengan keinginan pihak keluarga korban yang tetap kukuh pada pendirian pada proses hukum, ia mengaku hal tersebut bukan ranah dari Kesultanan Paser. Namun demikian ia menilai upaya yang ditempuh pihak keluarga korban merupakan salah satu upaya yang tepat.
Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Paser agar tetap tenang dan tetap mengutamakan suasana kondusif di Kabupaten Paser, agar proses hukum seperti yang diinginkan bersama bisa tetap berjalan.
“Kami harap seluruh warga Kabupaten Paser bisa tetap tenang dan tetap mengutamakan kondusifitas lingkungan. Biarkan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Semoga saja harapan dari pihak keluarga korban juga bisa terwujud sesuai dengan ketentuan hukum,” pungkasnya.
penulis : */dwi cahyo
Editor : Bambang Irawan
Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Selasa tanggal 23 Agustus 2021