Dalam kesempatan tersebut Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menyampaikan bahwa Penanganan Covid-19 masih harus dilakukan secara seksama dan serius. Sebab meskipun Kabupaten Paser tidak masuk dalam kategori level IV, namun seluruh elemen di wilayah Kabupaten Paser tidak boleh lengah untuk menangani Covid-19.
Disampaikan bahwa saat ini tingkat penyebaran Covid-19 di Kabupaten Paser masih cukup tinggi. Sampai saat ini berdasarkan Laporan Satgas Covid-19 Kabupaten Paser, sudah terdapat 146 pasien yang dinyatakan meninggal dunia.
“Kasus positif masih tinggi di wilayah Kabupaten Paser. untuk itu kami menekankan agar penanganan Covid-19 ini bisa dilakukan dengan tepat dan akurat. Sehingga pandemi covid-19 di Kabupaten Paser bisa semakin ditekan penyebarannya,” ujarnya.
Menurutnya, dengan dilaksanakannya penyaluran bantuan PPKM tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam melaksanakan dan menerapkan protokol kesehatan, salah satunya dengan mengurangi mobilisasi masyarakat di luar rumah.
Ia juga mengatakan bahwa dengan diberangkatkannya armada penyalur bantuan PPKM tersebut, membuktikan bahwa pemerintah sampai saat ini selalu berupaya untuk hadir di tengah kesulitan warganya.
“Kegiatan hari ini merupakan upaya pemerintah untuk hadir di tengah-tengah pandemi, sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak secara langsung dari kebijakan PPKM ini,” jelasnya.
Selanjutnya disampaikan bahwa penyaluran bantuan PPKM tersebut juga mendapat dukungan dari Perum Bulog Kancapem Tanah Grogot sebagai penyedia beras dan PT. Pos Indonesia Cabang Tana Paser sebagai penyalur Bantuan Sosial Tunai.
Guna memastikan agar bantuan tersebut dapat tersalurkan tepat sasaran. Ia mengaku bahwa pihaknya bersama dengan kepolisian dan TNI Kodim 0904/Paser akan berkoordinasi untuk melakukan pengawasan. Sehingga bantuan dapat tersalurkan sepenuhnya kepada warga yang membutuhkan sesuai dengan daftar yang saat ini sudah ada,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Kancapem Bulog Tanah Grogot Panji Lintang menyampaikan bahwa dalam penyaluran bantuan PPKM tersebut pihaknya membagi dalam dua tahap. Tahap satu akan menyalurkan bantuan sebanyak 11.871 KPM dan tahap dua akan disalurkan 5.827 KPM total 17.698 KPM.
“Semoga saja penyalurannya nanti bisa berjalan lancar dan tanpa kendala,” ucap Panji Lintang.
Disamping itu Kepala PT. Pos Indonesia Cabang Tana Paser Samuel Niko Raharjo menyampaikan bahwa pendistribusian menggunakan data online. Sehingga seluruh penerima bantuan sudah terdaftar hingga ke pusat.
“Data penerima sudah terintegrasi ke pusat, jadi kami tinggal melengkapi data untuk pelaporan saja. Pada saat penyerahan, data tersebut langsung terunggah ke aplikasi dan bisa langsung terbaca di pusat,” jelas samuel Niko Raharjo melengkapi. (dc)
Editor : Bambang Irawan
Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Kamis tanggal 29 Juli 2021