Kegiatan patroli tersebut sudah dilaksanakan sejak Selasa (13/7) lalu. Dan saat ini sudah terdata lebih dari 100 warga yang tidak mematuhi prokes dan harus mengikuti swab langsung ditempat.
Kabag Ops Polres Paser, Kompol Sarman mengatakan tindakan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi Bupati Paser sebagai salah satu cara untuk mengajak masyarakat untuk mencegah potensi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Paser.
“Kami melaksanakan ini dengan satu tujuan, yaitu mengajak masyarakat untuk tertib melaksanakan protokol kesehatan, supaya bisa mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Paser,” ucap Sarman, Rabu (14/7).
Pelaksanaan patroli dan swab dadakan tersebut akan terus dilakukan secara acak. Adapun sasaran dalam kegiatan tersebut diantaranya cafe, angkringan, pasar, tempat hiburan, tempat Ibadah dan tempat lainnya yang memiliki potensi sebagai tempat berkumpulnya masyarakat. “Seluruh tempat yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya massa menjadi sasaran kami, tidak mesti hanya di cafe, angkringan atau tempat hiburan saja. Dimana kami melihat ada warga yang berkumpul tanpa prokes kami langsung datangi,” jelasnya.
Dari beberapa pelaksanaan kali kegiatan tersebut, Tim Satgas mendapatkan lebih dari 100 warga yang lalai dengan penerapan prokes dan langsung dilakukan swab. Untung saja sekitar 100 orang warga yang diswab tersebut hasilnya negative.
Jika ada yang positif, maka tim akan membawa yang bersangkutan untuk menjalani karantina. “Alhamdulillah tidak ada yang hasilnya Positif, kalaupun ada yang hasilnya positif. Tim kami sudah siap, kami akan langsung bawa yang bersangkutan untuk menjalani karantina,” terangnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, ia berharap masyarakat bisa sadar dan mulai berperan aktif untuk menjaga dan mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Paser.
“Yang kami inginkan masyarakat bisa sadar dan bisa turut serta melakukan upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 di Kabupaten Paser,” pungkasnya.
penulis : */Dwi Cahyo
Editor: Bambang Irawan