Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Paser, Ina Rosana mengaku selama ini pemkab telah berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kalimantan Timur untuk dapat membantu pemasangan jaringan listrik di beberapa desa yang sampai saat ini belum terjangkau jaringan listrik.
“Kami telah koordinasi dengan pihak PLN terkait dengan pemasangan jaringan listrik ke desa-desa. Semoga saja dalam waktu dekat ini bisa dimulai,” ucap Ina Rosana, Rabu (16/6/2021) kemarin.
Diakui Ina masih ada 20 desa di Paser yang sampai saat ini belum mendapatkan pelayanan listrik dari PLN. Namun demikian pemkab mendapatkan bantuan anggaran dari pemerintah pusat untuk melaksanakan pemasangan jaringan listrik di 10 desa terlebih dahulu.
Ke-10 desa tersebut diantaranya Desa Lamu, Riwang, Pengguren Jaya dan Desa Segendang yang berada diKecamatan Batu Engau. Sementara Desa Rantau Atas, Kecamatan Tanah Grogot meliputi Desa Perepat dan Desa Sungai Langir berada di Kecamatan Muara Samu.
Sementara di Kecamatan Pasir Belengkong meliputi Desa Sungai Batu dan Kecamatan Long Ikis meliputi Desa Muara Lambakan dan Kecamatan Muara Komam meliputi Desa Swan Slutung.
“Masih dalam proses mobilisasi material dan pendirian tiang. Kecuali Muara Lambakan yang terkendala jalan. Tapi secepatnya akan dilakukan upaya perbaikan jalan oleh Pemkab Paser melalui Dinas PUPR,” papar Ina.
Kebutuhan masyarakat saat ini tidak hanya berkutat di seputaran sandang, pangan dan papan saja. Namun listrik saat ini juga sudah masuk dalam kategori kebutuhan dasar masyarakat. Hal tersebut sesuai dengan visi dan misi Paser saat ini dibawah kepemimpinan dr Fahmi Fadli dan Hj Syarifah Masitah Assegaf.
Penulis: */Dwi Cahyo
Editor: Aspian Nur