Supir truk bernama Nasrun kepada media ini mengaku berniat mengambil lajur kanan untuk menghindari lubang di sisi kiri tetapi tidak menyangka truk yang dikendarai justru terguling.
“Kalau lewat dari arah lampu merah memang ada lubang di depan kantor DPRD yang cukup dalam. makanya saya mengambil ke sisi kanan supaya tidak kena lubang, eh ternyata di sebelah kanan jalannya malah bergelombang,” sebut Nasrun.
Satlantas Polres Paser, AKP Donny Dwija Romansa sudah melakukan pengecekan jalan terkait insiden ini.
“Dari hasil peninjauan di lapangan memang supir mengaku dia mengambil lajur kanan untuk menghindari lubang di sisi jalur kiri. Tapi karena kondisi jalannya tidak rata truk ini malah terguling ke sisi kanan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ucap Doni.
Diketahui sudah dua tahun terakhir jalan di depan kantor DPRD Paser itu mengalami kerusakan, tapi belum sempat diperbaiki.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Hasanuddin Meradje mengaku telah meninjau jalan rusak itu setelah truk terguling kemarin. “Sudah ditinjau, segera akan kami tangani,” ucap Hasanuddin.
Diakui Hasanuddin di Jalan Gajah Mada memang terdapat beberapa titik lubang yang cukup berbahaya. Untuk itu ia juga telah berkoordinasi dengan DPRD Paser untuk melaksanakan perbaikan di jalur tersebut.
“Di Jalan Gajah Mada ini memang ada beberapa titik lubang, salah satunya dekat lampu merah bahkan ada yang berada tepat di depan Kantor DPRD Paser,” terangnya.
Untuk sementara penanganan akan menggunakan anggaran perawatan jalan yang telah dianggarkan. “Pemkab Paser punya anggaran pemeliharaan jalan. Ini setiap tahun rutin ada. Secara global anggaran pemeliharaan sebesar satu miliar,” tutup Hasanuddin.
Penulis: */Dwi Cahyo
Editor: Aspian Nur