“Kami tetap melaksanakan salat Iduladha, walau kami menyadari bahaya Covid-19 masih mengancam. Sebagai antisipasi, kami mempersiapkan pelaksnaan protokol kesehatan,” katanya, Selasa (28/7/2020).
Pelaksanaan salat Iduladha di Rutan Grogot tersebut hanya diikuti warga binaan dan petugas salat.
“Jamaahnya warga Rutan Tanah Grogot yang beragama muslim, petugasnya juga dari warga rutan. Kami tidak memanggil dari luar, seluruhnya kami percayakan kepada warga binaan,” terangnya.
Selain itu, Rutan Tanah Grogot juga akan melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak tiga ekor sapi. “Setelah salat, kami lanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban,” terangnya.
Untuk jam besuk, berdasarkan SE Kemenkumham masih melarang membuka jam besuk. “Sesuai dengan edaran mentri, kami belum membuka jam besuk,” tegasnya.
“Kami harap keluarga warga tahanan dapat memahami situasi saat ini yang masih dilanda Covid-19,” tambahnya.
Penulis: */Dwi Cahyo
Editor: M.Huldi
Berita sudah terbit di edisi cetak Koran Kaltim, Rabu, 29 Juli 2020