Senin, 24/08/2026
Senin, 24/08/2026
Kontingen Cabor Layar Kalimantan Timur berpose usai meraih gelar juara umum Indonesia Regatta II & Kejuaraan Nasional Cabor Layar 2026 di Jakarta. (Foto: Dok.Porlasi Kaltim)
Senin, 24/08/2026

Kontingen Cabor Layar Kalimantan Timur berpose usai meraih gelar juara umum Indonesia Regatta II & Kejuaraan Nasional Cabor Layar 2026 di Jakarta. (Foto: Dok.Porlasi Kaltim)
Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Kalimantan Timur (Kaltim) membuktikan kekuatan pembinaan olahraga layar dengan keluar sebagai juara umum Indonesia Regatta II & Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Cabang Olahraga (Cabor) Layar 2026.
Prestasi tersebut tidak lepas dari kontribusi 16 atlet asal Kabupaten Berau yang menjadi bagian penting dalam perolehan medali Kaltim.
Kontingen Kaltim mengoleksi lima medali emas, empat perak, dan satu perunggu dengan total 541 poin. Perolehan itu menempatkan Kaltim di posisi teratas, mengungguli DKI Jakarta yang mengumpulkan 534 poin dan Kepulauan Riau dengan 310 poin.
Persaingan berlangsung ketat karena kejuaraan diikuti kontingen dari 19 provinsi, klub, serta peserta dari Singapura dan Malaysia. Kondisi tersebut membuat persaingan antaratlet tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga menguji kesiapan teknis dan mental setiap kontingen.
Bagi Kaltim, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan jangka panjang mulai membuahkan hasil. Porlasi Kaltim telah melakukan pembinaan intensif sejak 2024 dengan pola latihan enam hari dalam sepekan.
Para atlet Kaltim harus beradaptasi dengan karakter arena lomba di Jakarta yang berbeda dengan kondisi perairan di Berau. Waktu penyesuaian pun hanya dua hari, sementara perlombaan berlangsung dalam kondisi angin kencang dan ombak besar.
Ketua Cabor Porlasi Kaltim, Teddy Abay, mengapresiasi perjuangan para atlet yang mampu menghadapi kondisi tersebut hingga membawa Kaltim menjadi juara umum.
“Ini hasil kerja keras atlet dan pembinaan yang dilakukan sejak 2024,” ujarnya.
Ia berharap capaian tersebut menjadi perhatian pemerintah dan pihak swasta di Kaltim untuk memperkuat pembinaan olahraga layar, terutama dalam menghadapi agenda yang lebih besar.
Pasalnya, Porlasi Kaltim telah menyiapkan target lanjutan. Pada 2027, pembinaan diarahkan untuk menghadapi babak kualifikasi PON NTB-NTT 2028. Selain target nasional, atlet-atlet potensial juga diproyeksikan menembus seleksi nasional (seleknas) SEA Games 2027.
Cabor layar selama ini menjadi salah satu lumbung prestasi Kaltim. Kabupaten Berau menjadi salah satu daerah yang memasok mayoritas atlet berprestasi dan rutin menyumbangkan capaian pada ajang nasional, termasuk Kejurnas dan PON.
Dalam kejuaraan kali ini, kontingen Kaltim turut diperkuat jajaran pendamping, yakni Pembina Cabor Porlasi Kaltim Ida Nursanti, Manajer Porlasi Kaltim Pratama Abay, serta Ketua Porlasi Berau Kosim Nor Seha.
Capaian di Jakarta menjadi modal penting bagi Kaltim untuk menjaga konsistensi prestasi. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan lebih kuat, para atlet layar Berau diharapkan tidak hanya menjadi tulang punggung Kaltim, tetapi juga mampu menembus persaingan di level internasional.
“Target berikutnya bukan sekadar mempertahankan prestasi, tetapi membawa atlet Kaltim ke level yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Senin, 24/08/2026
Kontingen Cabor Layar Kalimantan Timur berpose usai meraih gelar juara umum Indonesia Regatta II & Kejuaraan Nasional Cabor Layar 2026 di Jakarta. (Foto: Dok.Porlasi Kaltim)
TERPOPULER