“Tahun lalu, dari 9 0peserta kita peringkat delapan. Alhamdullilah, tahun ini dari sembilan peserta yang sama, kita peringkat empat. Ini tentunya sangat membanggakan bagi kita, dan jelas ada kemajuan di bidang ini,” ucap Kasmidi.
Kasmidi menyebut, jumlah penduduk di Kutim menempati posisi keempat terbanyak di Kaltim. Artinya, persentase umat muslimnya lebih banyak dari daerah lain sehingga sangat disayangkan apabila potensi qur’ani tidak dimaksimalkan.
“Alhamdulillah setelah kita ubah pola pendekatan dan kriteria pembinaan, kita (Kutim) yang tadinya peringkat delapan bisa ke peringkat empat. Membagikan bonus ini niat tulus saya untuk memberikan apresiasi kepada adik-adik kita,” ucap Kasmidi.
Usai pembagian bonus, Mursalim, salah satu pelatih dan dewan hakim, berterima kasih atas perhatian yang telah diberikan. Bahkan dirinya menyebut anak-anak merasa sangat senang dan bersemangat, mereka berjanji untuk MTQ nanti di Balikpapan akan memperbaiki peringkat.
“Saya mengatakan kepada anak-anak, bonus ini jangan terlalu diharapkan, ada dan tidaknya kalian tetap berjuang demi Al-Quran karena berkahnya luar biasa. Namun alhamdulliah semua mendapatkan bonus, terimakasih kepada Wabup,” kata Mursalim.
Dirinya menambahkan, Wabup men-support tentang keagamaan sangat luar biasa, mulai dari BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) Kutim di backup sampai ke MTQ ini, hal-hal seperti ini yang diharapkan. (*/kk)