Usai Iduladha, Pantai Sekerat Ditutup Lagi
1 menit baca890 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Pemerintah Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon menutup lagi tempat wisata Pantai Sekerat usai perayaan Iduladha 1441 Hijriyah hari ini.
Hal tersebut sebagai upaya pencegahan terhadap penyebaran virus corona atau Covid-19.
Pihaknya akan menyiapkan pos penjagaan di tiga titik dan memasang plang informasi sebagai pelarangan dan penutupan sementara bagi para pengunjung.
Kepala Desa Sekerat, Johansyah menuturkan kebijakan penutupan sementara destinasi wisata ini merupakan langkah antisipasi dan upaya pemerintah desa melakukan perlindungan terhadap warga.
Sebelum ada wabah corona Pantai Sekerat selalu ramai pengunjung yang datang setelah hari raya Idulfitri, biasanya angka kunjungan mencapai puluhan ribu orang.
“Kalau tidak dilakukan langka-langkah antisipatif berisiko bagi dan upaya penanganan covid-19 selama ini yang kami lakukan akan sia-sia,” kata Johan Kamis (30/7/2020) kemarin.
Begitu juga untuk para pemancing yang biasanya mengakses jalan darat menuju Sekerat. Mereka datang berombongan, dan untuk sementara juga dilakukan pembatasan ke laut Sekerat.
“Pembatasan ini hanya bersifat sementara saja, hingga keadaan benar-benar steril akan segera kami buka kembali,” tuturnya.
Penutupan akses wisata yang bersifat sementara ini tidak akan efektif jika hanya dilakukan hanya satu titik namun juga harus menutup pintu masuk lainnya yang masih terbuka.
“Kami akan perketat bagi pandatang yang masuk jika tujuan hanya berwisata kami akan tahan. Nantinya plang informasi penutupan sementara obyek wisata tersebut di pintu masuk Pantai Sekerat,” tandasnya. (*)
Penulis: */ Zulhamri
Editor: Aspian Nur
* Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak tanggal 31 Juli 2020










