Diketahui hadir pada rapat koordinasi tersebut perwakilan dari Bapenda Provinsi Kalimantan Timur dan Bank Kaltimtara, termasuk Pimpinan Bank Kaltimtara Cabang Tenggarong, Dinas Perhubungan Kabupaten Kukar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kukar, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kukar, Direktur RSUD A.M. Parikesit Tenggarong, serta Sekretaris, seluruh Kepala Bidang (Kabid), Kepala Subbidang (Kasubid), dan Staf Pelaksana Bapenda Kukar.
BJS menekankan pentingnya adopsi teknologi UE Reader untuk meminimalisir kebocoran retribusi parkir dan meningkatkan transparansi. “Dengan UE Reader, kita bisa memantau pergerakan parkir secara real-time dan memastikan setiap transaksi tercatat dengan baik,” ujarnya.
Kepala Badan yang memiliki hobi bersepeda dan sepak bola ini juga menambahkan bahwa sistem parkir berlangganan akan memberikan kemudahan bagi masyarakat serta potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan. “Sosialisasi ini juga menjadi wadah bagi para juru parkir untuk memahami mekanisme kerja UE Reader dan prosedur baru terkait parkir berlangganan,” sebutnya.
Tambahan informasi, UE Reader adalah alat pembaca uang elektronik yang digunakan untuk memfasilitasi dan memproses transaksi pembayaran digital secara cepat dan praktis. Alat ini memungkinkan pengguna untuk membayar dengan uang elektronik seperti e-wallet atau kartu hanya dengan menempelkan perangkat atau kartu ke ‘reader’ tersebut. Dengan demikian maka menghilangkan kebutuhan akan uang tunai atau antrean panjang.
Adapun cara kerja UE Reader yakni dengan memfasilitasi transaksi digital. Alat ini merupakan bagian dari sistem pembayaran digital yang lebih luas, yang dapat memproses pembayaran dari berbagai metode elektronik. Pembayaran nirsentuh atau contactless.
Pengguna hanya perlu menempelkan kartu atau perangkat seperti ponsel yang sudah terhubung dengan e-wallet ke alat ini untuk menyelesaikan transaksi. Proses nya pun cepat l, pembayaran dapat diselesaikan dalam hitungan detik, sangat efisien untuk transaksi skala besar dan berulang.
Banyak manfaat yang dirasakan, bagi pengguna memberikan kemudahan dan kenyamanan karena tidak perlu membawa uang tunai atau repot dengan uang kembalian. Untuk pemerintah atau lingkup bisnis sangat membantu memantau pergerakan transaksi dan memastikan setiap pembayaran tercatat dengan baik, serta mendukung upaya modernisasi dan digitalisasi pembayaran retribusi dan pajak daerah.
Diharapkan dengan pemahaman yang komprehensif, implementasi di lapangan dapat berjalan lancar tanpa kendala. Sesi tanya jawab interaktif juga dilakukan untuk mengakomodasi berbagai masukan dan pertanyaan dari peserta rapat koordinasi
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berharap inovasi ini dapat memberikan dampak positif yang besar, baik bagi peningkatan PAD maupun kenyamanan masyarakat dalam menggunakan fasilitas parkir. “Dengan dukungan penuh dari Bapenda Provinsi, Bank Kaltimtara, dan seluruh OPD serta pihak terkait, implementasi penuh UE Reader dan parkir berlangganan direncanakan akan segera dimulai setelah sosialisasi menyeluruh kepada seluruh pihak dan masyarakat,” tegasnya. (*)