Aulia mengatakan acara itu merupakan komitmen bersama, khususnya Pemerintah Daerah, dalam upaya memberdayakan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), bukan hanya sebagai mata pencaharian, tetapi lebih dari, yaitu sebagai motor penggerak kemandirian bangsa pada umumnya, dan motor penggerak kemandirian daerah pada khususnya.
Sebelum jadi Bupati, Aulia mengatakan Ia juga seorang pebisnis, jadi paham betul kerumitan berusaha. Menurutnya ada tiga komponen penting dari bisnis, yaitu ide dan pasar, regulasi yang mendukung dan modal. Dari sisi regulasi Pemkab akan men-support jika ada terkendala terkait perizinan. Jika bicara permodalan, inilah yang menjadi isu besar.
“Maka saya meminta perbankan/lembaga jasa keuangan untuk permudah pinjaman pelaku UMKM, kalu bisa tak ada jaminan, dan besar bunga yang mendukung. Saya yakin dan percaya saudara pelaku UMKM amanah dengan kreditnya, karena mereka berusaha dan terjadi perputaran uang sehingga mereka konsisten melunasi kreditnya,” ujarnya.
Dengan kegiatan, ketika ada kolaborasi stakeholder membantu UMKM, Aulia yakin UMKM Kukar bisa menjadi lebih kuat dan naik kelas, omzet juga meningkat, dan bisa merambah ekspor. Karena peluang ekspor ini terbuka, dari Balikpapan ada penerbangan langsung ke Brunei dan negara Asean lainnya, ini yang akan dimanfaatkan.
Pemkab Kukar secara nyata telah menunjukkan komitmen kuatnya terhadap upaya pemberdayaan UMKM ini. Ini dibuktikan bahwa pada periode sebelumnya, telah digulirkan Kredit Kukar Idaman yang diperuntukkan bagi para pelaku UMKM Kukar.
Kini, dilanjutkan dengan Program Kredit Kukar Idaman Terbaik.
Program Kredit Kukar Idaman Terbaik, ditujukan untuk memfasilitasi Usaha Mikro dan Kecil, Petani, Peternak dan Nelayan, untuk mengakses bantuan permodalan yang bersumber dari Bank, dengan pengurusan yang mudah, cepat dan tanpa bunga, dengan rentang nilai kredit sampai dengan 500 juta rupiah. Nilai ini jauh meningkat dibanding program sebelumnya yang hanya menyentuh nilai sebesar 50 juta rupiah. Selain itu Kredit Kukar Idaman Terbaik ini juga ditujukan untuk memperkuat permodalan pada Koperasi dan BUMDes dengan alokasi sebesar 1 Miliar Rupiah, salah satunya dalam rangka menyediakan pupuk bersubsidi yang dijalankan secara selektif dan berdampak bagi geliat perekonomian di desa dan kelurahan.
“Maka Pemkab berharap Bankaltimtara untuk turut menyukseskan program Kredit Kukar Idaman Terbaik,” harapnya. (adv/prokom04/si/mh)