“Ini bagus karena sebagai warga asli ibu Sumiati yang juga seorang pendidik pasti sangat memahami situasi dan kondisi Desa Loa Duri Seberang ini,” pesannya.
Aulia berjanji akan segera merealisasikan kebutuhan dasar masyarakat Desa Loa Duri Seberang, antara lain : pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial, dan tentunya pembangunan infrastruktur sebagai pendukungnya.
Bupati juga menargetkan dalam waktu dekat akan segera menjadikan desa persiapan Desa Loa Duri Seberang menjadi desa definitif dan bisa melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak di tahun 2027.
Aulia berpesan agar program Rp. 50 juta per RT yang telah dinaikkan menjadi Rp.150 juta per RT supaya dikawal dengan baik, agar tidak terjadi penyelewengan.
Dijelaskannya program 50 juta per RT tersebut awalnya untuk memperkuat kelembagaan RT, dengan memberikan fasilitas operasionalnya, seperti sepeda motor, HP dan Laptop. Dengan dinaikkan menjadi 150 juta per RT program tersebut menyasar pada kesejahteraan masyarakat, baik kesehatan, pendidikan dan fasilitas pendukung lainnya.
“Jadi Bapak/ Ibu RT jangan takut dan ragu untuk membantu masyarakat miskin di lingkungan saudara dengan dana 150 juta tersebut, gunakan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat” pesannya. (adv/prokom01/si/mh)