Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintahan, pelaku usaha ritel hingga kelompok tani lokal bertujuan meringankan beban masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Asisten II Setkab Kukar, Ahyani menjelaskan GPM bertujuan menekan inflasi, khususnya dari komoditas yang selama ini menjadi pemicu kenaikan harga.
“GPM ini merupakan inisiasi Pemerintah Daerah bekerja sama dengan Polres Kutai Kartanegara. Intinya, GPM membantu masyarakat dalam penyediaan pangan murah, seperti beras, minyak, bawang, dan cabai. Sebagian komoditas tersebut berasal dari hasil Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Kukar,” ungkapnya.
Lanjutnya, GPM diharapkan dapat menjadi instrumen penetrasi pasar guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Selain Polres Kukar, kegiatan ini turut didukung oleh Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), KWT, serta sejumlah pelaku ritel seperti Alfamidi dan Indomaret.
“Memang ada beberapa tenda yang belum terisi penuh, tapi ke depannya kami harap bisa maksimal,” ujarnya.
Tak hanya mengandalkan GPM, Pemkab Kukar juga menggelar operasi pasar dan bekerja sama dengan Bulog dalam pengadaan beras SPHP.
Ahyani menyebut, harga beras yang disalurkan jauh di bawah pasaran. “Kalau ambil melalui Bulog dengan ongkos kirim, harganya Rp13,1 ribu per kilogram. Jika diambil langsung dengan angkutan dari Dinas Ketahanan Pangan, bisa Rp11,7 ribu per kilogram. Untuk kemasan 5 kilogram, harganya hanya sekitar Rp57,6 ribua jauh lebih murah dari harga pasar,” jelasnya.
Sementara itu, Wakapolres Kukar Kompol M Aldy Harjasatya mengapresiasi penuh kegiatan GPM yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Ini langkah nyata yang langsung dirasakan warga. Apalagi saat harga kebutuhan pokok naik, program seperti ini bisa membantu meringankan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, Polres Kukar siap terus bersinergi dengan Pemkab untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan barang di pasaran.
“Kami mendukung penuh dan siap bersinergi di lapangan agar GPM berjalan aman dan lancar dari tanggal 13-14 Agustus,” pungkasnya.
Editor: Erwin