Serah terima ini, menandai telah berakhirnya masa kepemimpinan Edi Damansyah dengan program ‘Kukar Idaman’ sekaligus dimulainya periode kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kukar periode 2025-2030, Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin dengan program ‘Kukar Idaman Terbaik’.
Plt Kepala Dinsos Kukar Yuliandris Suherdiman pada prosesi yang penuh kesan haru dan bersejarah ini mengucapkan terima kasih atas contoh kepemimpinan yang luar biasa inspiratif dari sosok Edi Damansyah. “Pak Edi Damansyah ini dengan kesederhanaanya merupakan tokoh inspiratif pemimpin yang dekat dengan masyarakat, dengan motivasi beliau lah kami di Dinsos terus bertransformasi menjadi perangkat daerah yang berusaha maksimal memberikan pelayanan terbaik sesuai SPM (Standar Pelayanan Minimial, red) khususnya kepada masyarakat penerima layanan kami yaitu warga pra sejahtera dan sebagainya,” kata Yuliandris.
Diketahui bersama, Dinsos Kukar memiliki fungsi utama untuk melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang sosial. Secara umum, fungsi Dinsos meliputi perumusan kebijakan, penyelenggaraan pelayanan seperti bantuan sosial dan semacamnya, pelaksanaan program, serta pembinaan dan pengembangan potensi kesejahteraan sosial.
Dalam jalannya acara serah terima memori jabatan, Bupati Kukar Aulia didampingi Wakil Bupati Rendi memberikan penghargaan yang tinggi atas dedikasi dan kontribusi Edi Damansyah selama memimpin Kukar. Aulia bersama Rendi berkomitmen, melanjutkan dan menyempurnakan program-program unggulan yang telah berjalan, dengan mengusung semangat “Kukar Idaman Terbaik”.
Edi Damansyah kata Aulia, adalah memimpin dalam senyap, tapi hasil kerjanya nyata. Banyak yang akan diteruskan karena manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh seluruh rakyat Kukar.
“Cita-cita beliau (Edi Damansyah, red) membangun Kukar yang Inovatif, Berdaya Saing, dan Mandiri akan kami lanjutkan lewat kerja nyata juga,” tegas Aulia.
Sementara itu, Edi menyampaikan bahwa memori jabatan yang ia serahkan, merupakan rangkuman kerja nyata selama memimpin Kukar. Menurutnya, seluruh program yang dijalankan selama ini dirancang berdasarkan kebutuhan dan aspirasi dari masyarakat Kukar.
“Ini bukan sekadar laporan. Program-program yang kita kerjakan lahir dari rakyat, dirancang bersama rakyat, dan hasilnya kembali untuk rakyat,” tegasnya.
Ia juga menyebut, pencapaian di berbagai sektor seperti infrastruktur dasar, pendidikan, pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi bagian dari arah pembangunan Kukar yang sudah berada di jalur yang tepat.
“Sistemnya sudah berjalan. Tinggal dijaga dan disempurnakan. Saya yakin Kukar bisa jauh lebih baik ke depan,” pinta Edi kepada penerusnya. (*)