Turut hadir mendampingi Asissten II, sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sri Ridayani dan beberapa perwakilan OPD terkait.
Ahyani mengatakan perlunya perencanaan dan kesiapan yang matang untuk membentuk MPP, karena melibatkan banyak OPD horizontal maupun vertikal yang membidangi pelaksanaan.
Sejak diresmikan pada 2022, MPP Kukar telah banyak kemajuan hingga mendapatkan penghargaan di tingkat regional maupun nasional.
Saat ini kurang lebih 20 sektor layanan yang tergabung di MPP Kukar, dengan rata-rata kunjungan masyarakat perhari 200 hingga 500 orang.
Ahyani menyambut baik kunjungan dari Pemkab PPU dan siap memberikan informasi terkait proses dan Langkah-langkah dalam pembentukan MPP.
“Memang harus dipersiapkan yaitu perencanaan yang matang, kemudian ketersediaan dana atau anggaran, karena dengan dukungan anggaran akan mempercepat penyelesaian suatu pekerjaan” ujar Ahyani.
Ia berharap apa yang didapat Pemkab PPU di Kukar bisa diterapkan dan dapat mempercepat pembentukan MPP di PPU.
Sementara Firman berharap studi tiru dan kunjungan ke MPP Kukar dapat dijadikan acuan pihaknya untuk membentuk MPP di PPU. (adv/prokom01/sd/mh)