Di SMP 6 Muara Muntai Edi mengatakan bahwa patut disyukuri gedung sekolah baru sudah selesai dan dioperasikan. Ini merupakan komitmen bersama pemkab, pemerintah desa dan masyarakat, karena gedung sekolah ini merupakan prioritas.
Edi meminta stakeholder terkait agar jalan masuk ke sekolah dicor, buatkan perencanaannya. Ia kemudian berharap ke depan agar program beasiswa Kukar Idaman dapat terakses semua desa, maka basis datanya adalah melalui sekolah.
Ia juga mengingatkan bahwa guru wajib menyelesaikan Pendidikan S1, karena kualitas murid ditentukan oleh guru, maka Pemkab Kukar ada program seribu guru sarjana, manfaatkan program ini.
Kepsek diminta jangan sembarangan rekrut Guru Honor, tapi berdasarkan standar. Bicarakan dengan DInas Pendidikan jika kekurangan tenaga pendidik.
Sementara pada peresmian Posyandu, Edi menyebutkan bahwa Ini bagian dari bagian program revitalisasi Posyandu, selain fisik juga peralatan juga diperbaharui. Serta kadernya juga diberikan pelatihan. Ia meminta jadwal pelayanan tetap konsisten.
Edi mengatakan bahwa pada Juli 2024 ada penimbangan anak serentak, Kukar hampir seratus persen pelaksanaannya. Hasil penimbangan itu, ada gerakan bersama pemberian makanan tambahan selama dua bulan kepada anak yang kurang berat badan, hasilnya signifikan kemajuannya, kurang berat badan pada anak bisa teratasi.
Menurutnya peran orang tua sangat penting untuk mensukseskan program di Posyandu. Kades dan Ketua RT diminta ingatkan warganya untuk rutin membawa anak ke Posyandu. “Jika masing-masing menjalankan peran dengan baik, maka upaya kita menyehatkan generasi penerus berjalan baik,” demikian ujarnya.