“Kami di bidang kawasan permukiman dengan nomenklatur yang baru di Februari itu, kami pecahan dari bidang perumahan, bahwa karena beban kerja yang berat makanya dibagi dua,” katanya kemarin.
Untuk kawasan permukiman merupakan salah satu aspek penting dalam perencanaan tata ruang suatu wilayah, adapun fokus kerjanya pada pengembangan kawasan permukiman.
“Pengembangan kawasan permukiman bertujuan untuk menciptakan permukiman dengan lingkungan sehat aman dan layak huni bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan permukiman yang baik berkontribusi pada kualitas hidup lebih tinggi, sehingga turut mendukung dalam pertumbuhan ekonomi. Dalam kawasan permukiman sendiri memiliki infrastruktur yaitu jalan, sistem drainase, penyediaan air bersih dan listrik. Ketersediaannya lahan kemudian melakukan penataan kegunaan lahan yang efektif untuk permukiman dan adanya ruang terbuka bagi kepentingan publik.
“Dikatakan ruang publik berarti di setiap kawasan permukiman itu harus ada ruang terbuka ruang publik untuk mereka berkumpul seperti taman dan sebagainya,” jelasnya. Selain itu juga ada sistem penataan untuk memudahkan transportasi yaitu akses menuju kawasan permukiman yang memadai. Untuk upaya ini, Disperkim lanjut Rakhmadan pihaknya punya strategi yakni melibatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pengembangan kawasan permukiman.
“Jadi perencanaan berbasis partisipasi yaitu melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi,” ujarnya. Kemudian selanjutnya pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan prinsip berkelanjutan dalam pembangunan infrastruktur dan penggunaan lahan. Tidak lupa juga pihaknya berupaya melakukan revitalisasi kawasan kumuh, ini sangat penting untuk meningkatkan kawasan kumuh dengan program pencegahan dan perbaikan.
“Karena jangan sampai nantinya Kutai Kartanegara semakin banyak kawasan yang kumuh, harapan Pak Bupati dan Pak wakil bupati mengharapkan bahwa program beliau rumah layak huni untuk keluarga Kutai Kartanegara itu bisa tercapai sesuai target,” tegasnya. (*)