“Di SMK dibentuk bursa kerja khusus (BKK) yang mana tanda register BKK tersebut diterbitkan oleh Distrananaker Kukar,” katanya.
Ia mengungkapkan Distrananaker Kukar selama ini memberikan pembinaan pelayanan antar kerja berupa penguatan kelembagaan dan pembinaan persiapan job fair.
“SMK yang ada di Kukar sebanyak 42 SMK, namun SMK yang bisa melaksanakan kegiatan jobfair adalah SMK pusat keunggulan (PK) saja. Saat ini SMK PK yang ada sebanyak enam SMK,” ungkapnya.
Usai pembukaan secara resmi, kegiatan job fair dilanjutkan dengan rangkaian talkshow terkait kesiapan alumni SMK memasuki dunia kerja. Adapun bertindak sebagai nara sumber ada tiga orang, pertama perwakilan Distrananaker Kukar Belikan, Kepala UPTD Puskesmas Loa Janan Rusliansyah Efendi dan perwakilan manajemen PT Ichi Hutani Manunggal Alfina Marsulas Debora.
Atas sukses terselenggaranya kegiatan ini, Rositah berharap BKK yang dibentuk oleh lembaga pendidikan bisa secara rutin dan berkala melaporkan kartu kuning atau para pencari kerja ke Distransnaker Kukar.
“Ya kami berharap agar BKK selalu aktif setiap bulannya memberikan laporan AK 1 (Kartu Kuning, red) ke dinas. Kami siap mensuport penuh dengan adanya kegiatan job fair ini, karena membantu Pemerintah Kukar dalam mengurangi angka pengangguran dan menekan angka kemiskinan,” tegasnya.
Editor: Erwin