"Total peserta 40 orang, pelaksanaan tanggal 11-15 November untuk paket pertama diikuti 20 orang dan paket kedua 18-22 November juga diikuti 20 orang pelaksanaan pelatihan di Kantor Distransnaker dengan peserta terdiri dari warga Kukar merupakan ibu-ibu yang sebelumnya sudah pernah dilatih oleh Distransnaker Kabupaten," katanya.
Ia mengungkapkan para peserta pelatihan peningkatan kewirausahaan ini sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan dari Distransnaker Kukar alokasi dari APBD Kabupaten dengan berbagai pelatihan yakni tata boga, tata rias, menjahit dan pelatihan dasar lainnya, sekarang dibekali ilmu lagi bagaimana cara berwirausaha, bagaimana cara pemasaran serta promosi nya kemudian ada pelatihan bagaimana cara menghitung rugi laba.
"Kami melibatkan narasumber dari perbankan kemudian Dinas Koperasi UKM juga dari pejabat teknis kami dari Distransnaker juga, pelatihan selama lima hari itu beda-beda materi yang disampaikan," ungkapnya.
Peserta yang diberikan pelatihan ini merupakan pelaku usaha asal Kukar yang sudah memiliki brand serta sudah aktif melakukan kegiatan ekonominya. Sehingga oleh Distransnaker Kukar kembali diakomodir dan ditingkatkan pengetahuannya guna kemandirian kewirausahaan nya. Harapannya setelah mendapatkan pembekalan ini mereka bisa berkontribusi menciptakan lapangan pekerjaan baru. Di sela-sela pelatihan juga Distransnaker Kukar menghadirkan narasumber yang dulunya juga pelaku ekonomi yang sama seperti para peserta.
"Succes story, dia sudah menjadi desainer hebat dan meningkatkan kapasitasnya dia dulu dilatih Distransnaker menjahit, kemudian dia tingkatkan kapasitas dengan difasilitasi oleh Bank Indonesia sehingga dia sekarang sudah jadi instruktur menjahit dan dia desainer juga, succes story sengaja kita datangkan untuk memberi inspirasi motivasi bagi ibu-ibu peserta," pungkasnya. (*)