Sekda Kukar Sunggono dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I mengatakan, kegiatan ini merupakan program pendidikan yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendasar kepada peserta mengenai konsep, prinsip, dan langkah-langkah dalam penanggulangan bencana.
“Untuk memperkuat SDM tersebut, Pemkab Kukar melalui BKPSDM mengadakan pelatihan dasar manajemen bencana,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui bahwa bencana selalu datang tanpa disadari dan tanpa persiapan, oleh karena itu perlu kesiapsiagaan dari pengelola kebencanaan.
Pada tahun 2024 ini mulai Januari-Juni 2024 tercatat 44 bencana yang terjadi di Kukar. Bencana yang terjadi seperti kebakaran, tanah longsor, banjir dan kecelakaan di perairan mahakam, dan pohon tumbang.
Bencana yang terjadi didominasi oleh bencana kebakaran sebanyak 19 kasus, kemudian bencana pohon tumbang sebanyak 8 kasus serta kekeringan sebanyak 7 kasus. Dan total 1.099 jiwa korban bencana alam selama periode 1 Januari-Juni 2024.
Selanjutnya, ia mengatakan untuk membangun kerja sama berbagai pihak dalam penanggulangan bencana, pelatihan ini diikuti oleh beberapa Perangkat Daerah seperti Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Satpol PP Kukar.
Guna peningkatan kapasitas melalui pelatihan untuk memperkuat dinas-dinas yang menangani kebencanaan, Pemkab Kukar juga membuka seleksi pengadaan PPPK untuk mengisi jabatan-jabatan teknis/operasional, seperti Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Satpol PP Kukar.
“Mengingat pentingnya pelatihan ini saya berharap, kita dapat membangun sistem peringatan dini yang efektif, meningkatkan kapasitas respon terhadap bencana, mempercepat proses pemulihan pasca bencana, meningkatkan kolaborasi penanganan bencana, dan membuat rencana aksi penanganan bencana,” tegasnya.
Sekretaris BKPSDM Kukar Roqib dalam laporannya menyampaikan pelatihan dasar manajemen bencana ini bertujuan membekali pengetahuan, memberikan pengetahuan dasar tentang jenis-jenis bencana, siklus bencana, dan terminologi yang terkait. Membangun keterampilan, melatih peserta dalam melakukan tindakan pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pasca bencana. Serta membangun kerja sama antar berbagai pihak terkait dalam penanggulangan bencana. (adv/prokom05/si/mh)