Mereka adalah peserta yang mengikuti lomba Nasi Besanga yang jumlahnya 20 orang yang mana lomba digagas Sempekat Keroan Kutai (SK2) untuk mensukseskan Erau 2024 pada stand ekspo. Peserta berasal dari empat kecamatan yakni Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu dan Muara Kaman
Petinggi Pore SK2 Kutai Kartanegara Thauhid Afrilian Noor menjelaskan, SK2 sengaja hadir di tengah-tengah masyarakat, yang pertama ingin mengenalkan organisasi ini kalau mereka betul-betul organisasi bukan sekedar nama saja.
"Organisasi yang ingin bicara tentang budaya seni dan hal-hal yang berkaitan dengan Kutai, pelestarian budaya seni dan hal-hal apa saja yang menjadi untuk pelestarian budaya ya kami akan terlibat baik effort nya atau sekedar mengisi kegiatan ini bagian upaya Etam mengenalkan," kata To’i, sapaan akrab Thauhid kepada Korankaltim.com.
Satu diantara yang diperkenalkan organisasi kemasyarakatan yang menaungi seluruh masyarakat asli Kutai ini adalah masakan khas Kutai nasi sanga yang merupakan masakan khas asli Kutai.
"Harapannya masyarakat bisa lebih mencintai balik dan generasi generasi yang baru kenal makanan khas Kutai ini," ucap To'i yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar ini.
Hal senada ditambahkan Ketua Panitia Dedi Nala Arung yang menyebut untuk kegiatan pertama ini dilaksanakan lomba masak nasi besanga, di hari selanjutnya lomba olahraga tradisional besumpit, kemudian lomba mengolah makanan dari pisang, mengolah makanan dari ubi dan di malam terakhir ada pengundian hadiah doorprize bagi masyarakat pengunjung yang mengisi kuesioner di stand expo SK2.
"Ini bagian program Sempekat untuk tetap membumikan kebudayaan Kutai biar tidak hilang dari generasi sekarang salah satunya ya ini lomba masak khas kuliner Kutai," ucap Dedi.
Editor: Aspian Nur