75 yang diberangkatkan ke Konawe untuk menjalani masa pelatihan dan magang sebagai sopir DT pada perusahaan yang bergerak di pertambangan nikel, yakni PT Graha Prima Energy (GPE), sedangkan sebanyak 40 orang lainnya akan diberangkatkan ke Kota Balikpapan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan kerja spesifikasi mekanik alat berat.
Edi mengatakan pelepasan tenaga kerja asli Kukar adalah wujud nyata implementasi salah satu program dedikasi Kukar Idaman yakni Kukar Siap Kerja. Investasi yang menjadi kebijakan pemerintah salah satunya adalah bagaimana sektor swasta bersama pemerintah dalam penyediaan lapangan pekerjaan.
“Sistem rekrut seperti inilah yang benar, karena ada peran pemerintah didalamnya. Dimana salah satu program Kukar Siap Kerja itu adalah memberikan pendidikan dan pelatihan,” kata Edi.
Edi mengungkapkan agar program Siap Kerja konsisten terlaksana, Pemerintah melalui Distransnaker agar fokus terhadap pelaksanaan program Pendidikan dan pelatihan.
Sementara Plt Kepala Distransnaker M Hatta mengatakan Kukar Siap kerja merupakan Langkah Pemkab Kukar Bersama Perusahaan untuk mengentaskan jumlah pencari kerja dan mengurangi angka pengangguran di Kukar. Dengan sistem rekrutmen oleh Perusahaan dan dilatih dan bekerja.(adv/prokom06/si/mh)