Juga dilakukan penyerahan penghargaan Gubernur Kaltim kepada Pemkab Kukar
sebagai 3 kabupaten/kota tertinggi percepatan penurunan Stunting di Kaltim
yang diterima Sekda Kukar Sunggono.
Penyerahan penghargaan Gubernur Kaltim kepada Pemkab Kukar sebagai kabupaten
dengan capaian tertinggi cakupan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan
Stunting periode Juni 2024 yang diterima Sekretaris DP2KB Kukar Mastukah.
Kemudian, penyerahan sertifikat diberikan kepada Sri Ayundari Wulandari Bidan
Desa Kahala Kecamatan Kenohan sebagai Tim Pendamping Keluarga (TPK) terpilih
penyaji pembelajaran berbasis masalah kelas TPK hebat seri II tahun 2024
dengan tema "Kehamilan Sehat, Keluarga Bahagia" tingkat Nasional di Jakarta.
Bupati mengatakan, selain pemberian PMT lokal, harus dilakukan juga Tata
Laksana oleh dokter, baik oleh dokter Puskesmas maupun oleh dokter Spesialis
Anak dari Rumah Sakit untuk pencegahan maupun penanganan stunting.
Maka kata Edi, dokter spesialis anak juga hadir pada acara itu yang merupakan
kerja sama antara Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan rumah sakit, bertujuan untuk
mendekatkan pelayanan. Sehingga para balita yang memerlukan pemeriksaan oleh
dokter spesialis tidak harus datang jauh-jauh ke Tenggarong.
Ia menegaskan, Kecamatan Muara Wis merupakan salah satu wilayah terpencil di
Kabupaten Kukar, dikarenakan akses yang cukup sulit. Sehingga Kecamatan Muara
Wis dipilih sebagai Pilot Project Intervensi Serentak terhadap Balita dengan
Permasalahan Gizi di Kukar, melalui berbagai upaya khususnya intervensi gizi
spesifik (PMT).
Sejak di instruksikan oleh Pemkab Kukar (Bupati) pada tanggal 3 Juli 2024,
para stakeholder telah melakukan berbagai upaya bersama untuk menjalankan
intervensi serentak di Kecamatan Muara Wis.
Puskesmas bersama jajaran telah berkolaborasi dengan Kecamatan, Desa, TP PKK
serta sektor swasta dan bahkan perorangan melalui Program Bapak/Bunda Asuh
untuk memberikan kontribusi dana dan tenaga agar kegiatan pemberian PMT
terlaksana.
Pelaksanaan dilakukan secara serentak pada Desa Muara Wis sudah berjalan 4
minggu, Desa Melintang dan Desa Sebemban sudah berjalan 3 minggu, Desa Muara
Enggelam, Lebak Cilong, Lebak Mantan dan Enggelam sudah berjalan 1 minggu.
"Sejak dilakukannya intervensi, beberapa Balita bermasalah Gizi telah
mengalami peningkatan Berat Badan BB," kata Edi. (adv/prokom05/si/mh)