Gerak tubuh gemulai mereka menghasilkan predikat juara III saat mengikuti lomba tari yang digagas kerjasama Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara dengan Tim Penggerak PKK Kutai Kartanegara di lapangan parkir Stadion Stadion Rondong Demang. Lomba sendiri berlangsung mulai
16 hingga 20 Juli nanti yang merupakan even tahunan.
Kepala Lapas Kelas II A Tenggarong Dwirijanto menyampaikan hal ini kepada Korankaltim.com Jumat (19/7/2024) hari ini.
“Pencapaian ini menunjukkan pegawai lapas memiliki potensi yang luar biasa. Saya harap ini dapat menjadi motivasi bagi pegawai lapas lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi,” kata Dwi.
Isak, anggota tim tari Lapas mengungkapkan, perlombaan sebagai bukti, pegawai lapas yang didominasi oleh laki-laki tidak hanya cakap menjalankan tugasnya tetapi memiliki talenta dan kemampuan di bidang lain, serta mampu melestarikan budaya lokal melalui seni tari.
“Kami ingin menunjukkan tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga bisa berkontribusi dalam melestarikan budaya lokal,” ujar Isak.
Editor Aspian Nur