Rapat tersebut dipimpin oleh Sekda Kukar Sunggono didampingi oleh Plt Kepala Dinkes Kukar Kusnandar dan Kepala Dinas PMD Kabupaten Kutai Arianto serta diikuti oleh seluruh pihak terkait baik secara daring maupun luring.
Bupati Kukar Edi Damansyah dalam arahannya mengatakan kalau dilihat dari data penanganan stunting Kukar tahun 2020 itu 27% dan Kukar mampu menurunkan sekitar 10% jadi tinggal 17,6%.
Ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat karena sudah bekerja dengan konsep inovasi Ragapantas dan tinggal konsistensi dan solusi apa yang harus dilakukan usai 4 Minggu Evaluasi Pelaksanaan Pengukuran Serentak (pengumpulan data) sesuai dengan target waktu yang diberikan Negara.
“Dari laporan yang sudah lengkap, hanya kecamatan muara Kaman yang belum mencapai 100 persen karena permasalahan yang berada di perusahaan (perusahaan sawit dan HTI),” ungkapnya. (adv/prokom/si/mh)