“Pak Bupati langsung secara kejutan memberikan tes mengaji bagi ke enam calon direktur, tiga orang untuk calon direktur umum dan tiga orang untuk calon direktur teknik,” kata Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Tirta Mahakam, H Suprianto kemarin.
Suprianto mengungkapkan apa yang telah dimulai Bupati pada Perumda Tirta Mahakam ini adalah gebrakan yang bagus. Dan memberlakukan syarat wajib bagi seorang pemimpin adalah pertama kali harus bisa membaca Al-Quran.
“Memulai bagus tentunya, ini adalah realisasi dari Perda nomor 4 tahun 2021 pedoman gerakan etam mengaji (Gema), dan ini sudah dilakukan di Perumda,” terangnya.
Suprianto menegaskan apa yang telah dilakukan oleh Bupati Kukar EdiDamansyah dalam implementasi program Gema ini sangat membanggakan, terlebih lagi program ini dijadikan syarat bagi pejabat ingin menduduki suatu jabatan strategis. Visi misi ‘Kukar Idaman’ tujuannya agar Kutai Kartanegara diberkahi dengan Al Quran.
“Membumikan Al Quran, tujuannya sebenarnya kenapa bupati itu menyaratkan harus bisa membaca Al Quran supaya dalam bekerja selalu diingatkan dengan Al Quran, Al Quran dan Al Quran, sehingga tidak akan adalagi yang namanya penyimpangan, penyalahgunaan wewenang dan seterusnya, sehingga output dari yang dikeluarkan hasilnya nyata, inginnya Bupati seperti itu,” tegasnya.(*)