"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ketua tim penggerak PKK Kabupaten dan seluruh jajarannya, ketua tim penggerak kecamatan dan seluruh jajaran, ketua tim penggerak PKK tingkat desa, tingkat kelurahan beserta seluruh jajaran dan juga organisasi pendukungnya," ucapnya.
Seperti diketahui bersama kegiatan ini berlangsung selama satu pekan dengan dihadiri seluruh Camat se Kukar dan peserta dari kader PKK se Kukar.
Edi mengakui sudah banyak kontribusi yang telah dilakukan oleh PKK, walaupun secara tidak langsung dalam kegiatan peringatan HKG setiap tahunnya ini dilaksanakan dan difasilitasi oleh pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).
"Kebijakan pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui dinas PMD kemudian badan terkait itu memfasilitasi dan mensinkronisasi, mengintegrasikan seluruh kegiatan-kegiatan yang terkait dengan program-program PKK khususnya PKK Kabupaten Kutai Kartanegara," terangnya.
Edi menegaskan HKG ini merupakan kegiatan rutin PKK. Dari seluruh rangkaian kegiatan HKG pada tahun 2023 lalu, Edi menyaksikan data real bahwa sumber daya kader PKK di Kukar yang tersebar di desa-desa, kelurahan-kelurahan dan kecamatan-kecamatan di Kukar itu sudah mumpuni.
"Sayangnya kurang digunakan dan dimanfaatkan, sehingga saya mengajak kita semua tolong dimaknai hari kesatuan gerak PKK ini, hari kesatuan gerak PKK Filosofi nya harus dipahami 'Gerakan' apa yang ingin kita satukan di sini, agar kedepannya bisa menjadi lebih baik lagi," tegasnya.
Hal senada ditambahkan Kepala DPMD Kukar, Arianto bahwa terlaksananya kegiatan HKG ke-52 di Kecamatan Tenggarong Seberang ini berkat dukungan semua pihak, baik itu perangkat daerah seluruh kecamatan maupun dinas badan instansi lainnya.
"Dalam pelaksanaannya pun DPMD berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, DP2KB Kukar dan instansi terkait, 20 kecamatan turut serta semua pada kegiatan ini sehingga ada sebanyak 20 stand yang disiapkan untuk masing-masing kecamatan menampilkan produk-produk UMKM unggulan masing-masing kecamatan, seperti kerajinan tangan, produk makanan ringan serta berbagai makanan dan minuman olahan," terang Arianto. (*)