Bupati Kukar, Edi Damansyah mengucapkan terima kasih kepada H Musrin dan seluruh takmir langgar atas apresiasinya mewakafkan waktu untuk mengurus langgar/rumah ibadah ini.
“Orang-orang yang mewakafkan waktunya untuk mengurus rumah ibadah merupakan pilihan dan panggilan hati nurani dengan kesadaran yang sudah tingkat tinggi,” ungkapnya.
Menurutnya Rumah ibadah/langgar Ini tidak hanya dimanfaatkan untuk memfasilitasi kegiatan ibadah wajib saja tetapi juga ada aktivitas-aktivitas kegiatan belajar agama seperti kegiatan belajar Al-Qur’an. Ia juga menjelaskan bahwa salah satu fokus yang dilakukan pada program Kukar Idaman adalah pengembangan sumber daya manusia yang berakhlak mulia unggul dan berbudaya.
Ia juga akan menjadikan mengaji atau membaca kitab suci menjadi salah satu syarat untuk seleksi jabatan dalam rangka mengisi kekosongan beberapa pejabat di Kukar.
“Nanti kalau ingin ikut seleksi jabatan maka akan dites mengajinya di tingkatan apa, masih Iqra atau sudah Al Qur’an , yang terpenting masih mau belajar,” imbuhnya. (adv/prokom08/si/mh)