"Jadi kami setelah mendapatkan data resmi dari pemerintah Desa setempat melalui Kades Pak Haji Nan saya dapat data korban kebakaran bencana kebakaran itu 5 rumah yang terdampak dua rumah terdampak itu artinya tidak kebakaran tapi dirusak untuk supaya tidak meluas lebih jauh lagi Jadi totalnya 7 rumah," kata Hamly.
Sesuai Standar Operasional Pelayanan (SOP) Dinas Sosial, warga yang tertimpa musibah diutamakan harus terpenuhi dulu kebutuhan mendapatkan sandang pangan sesuai dengan jumlah KK dan jiwa yang menjadi korban.
"Kalau ada anak yang sekolah dia mendapatkan bantuan baju sekolah kalau ada yang hamil dapat susu dan lain sebagainya tapi yang standarnya adalah kita menyerahkan sembako beras gula minyak sabun mandi dan lain sebagainya jadi seperti itu kemarin yang sudah kami serahkan langsung ke kepala desa disaksikan oleh korban bencana kebakaran itu dan RT setempat," ungkapnya.
Hamly berharap bantuan yang diserahkan ini setidaknya bisa mengurangi beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah dan sesuai arahan Bupati Kukar Edi Damansyah, pertama kita Pemerintah Kabupaten hadir dalam rangka bencana itu yang menjadi duka warga kita semua. Kemudian kedua kita menyampaikan bantuan-bantuan yang dibutuhkan.
Dan poin penting ketiganya yaitu harapan Bupati Kukar semoga semuanya tetap dalam lindungan Allah SWT dan doa bersama agar kejadian ini supaya tidak terulang kembali.
"Jadi diharapkan ada kewaspadaan dari warga karena kemarin memang korsleting listrik jadi seperti itu dan berdoalah mudahan ada hikmahnya kejadian ini supaya etam kedepannya bisa lebih waspada dan menghadapi cobaan ini dengan tabah dan sabar," tegas Hamly.
Sementara itu Kepala Desa Benua Puhun, H Ardinansyah atas nama pemerintah desa dan warga setempat mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemkab Kukar melalui Dinsos Kukar. "Sama dengan doa kita bersama semoga musibah kebakaran ini untuk kali terakhir terjadi di Desa Benua Puhun dan masyarakat akan semakin waspada lagi terhadap lingkungan tempat tinggalnya masing-masing," ucap Haji Nan sapaan akrabnya. (*)