Kegiatan tersebut diikuti para pimpinan dan staf kedua Dinas tersebut, dihadiri Tim Safari Subuh Pemkab Kukar, Sekda Kukar H Sunggono, para Asisten Pemkab Kukar, dari Kemenag Kukar, Dandim 0906/Kkr Jeffry Satria, Baznas, PC NU, Muhammadiyah, Anshor Kukar, serta undangan lainnya.
Bupati mengatakan, dalam perjalanannya terlihat semangat perbaikan dari Dinas PU dan Perkim, tapi disisi lain kultur budaya kerja yang telah terbangun tak mudah terlepas begitu saja. Maka, kata Edi Perangkat Daerah itu ditentukan sosok Kepala Dinasnya, kemampuan manajerial itu sangat menentukan, meski dalam penerapannya telah melalui seleksi terbuka oleh tim yang lebih banyak dari eksternal Pemkab Kukar dan yang bersangkutan dinyatakan memiliki standar kemampuan memimpin, tapi ketika telah bertugas banyak faktor yang mempengaruhi sehingga kompetensinya tak bisa dijalankan dengan maksimal.
"Maka kami bersama Sekda menjaga hal itu, mengingatkan untuk para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama agar terus melakukan perbaikan dengan melakukan penyesuaian sesuai keadaan yang ada dan diselaraskan dengan kebijakan Pemkab Kukar," pintanya.
Edi optimistis dengan kemampuan ASN, salah satu upaya menjaga kinerjanya yakni dengan upaya spiritual. Maka harapannya kegiatan safari subuh di Dinas PU dan Perkim ini untuk menjaga kewajiban ibadah serta keseimbangan aktivitas. (adv/prokom04/si/mh)