“Kita juga membaca doa selamat atas selesainya pembangunan jembatan Sambera yang sudah lama direncanakan dan di idam-idamkan oleh masyarakat, Alhamdulillah selesai pembangunannya dan saat ini diresmikan penggunaannya,” ujarnya.
Selain itu secara bertahap infrastruktur jalan poros Muara Badak-Bontang yang belum maksimal akan diselesaikan mengingat jalan poros tersebut menghubungkan Kota Bontang-Marangkayu, sehingga angkutan orang dan barang jadi lancar.
“Pekerjaan rumah kita kedepannya jadi atensi jalan di Santan Ilir dan sekitarnya dan sedang direncanakan perbaikannya,” katanya.
Ditambahkan Edi Damansyah pembangunan jembatan Sambera sudah selesai, dan saat ini masih dalam pemeliharaan oleh pihak kontraktor.
“Saya minta dinas Pekerjaan Umum (PU) mengontrol perawatan yang masih menjadi tanggung jawab kontraktor dan administrasi pertanggungjawabannya pun harus diperhatikan dengan baik,” pinta Edi Damansyah.
Diketahui, pembangunan jembatan Sambera tersebut menelan biaya Rp 11 M yang bersumber dari APBD Kukar tahun 2023 dengan waktu pelaksanaannya 180 hari kalender. Pelaksana CV. Setu Kanaka dengan pengawas lapangan PT. Bangun Persada Selaras dengan pekerjaan Rehabilitasi Jembatan Sambera Desa Tanjung Limau. (adv/prokom10/si/mh)