M Jahrul, seorang nelayan penerima bantuan menuturkan, sejak tahun 2021 mereka sudah mengajukan proposal permohonan namun baru kali ini bantuan dapat terealisasi.Bantuan tersebut sangat berarti untuk dirinya dan nelayan lain mencari nafkah. "Alhamdulillah, akhirnya bantuan bisa terealisasi," kata Jahrul.
Dari dua kelompok nelayan yang mendapatkan bantuan, masing-masing kelompok mendapatkan jumlah berbeda, ada yang memperoleh 14 unit mesin sementara kelompok lainnya mendapatkan 10 unit mesin. "Ini akan kami gunakan untuk aktivitas mencari ikan, kami akan rawat dan manfaatkan sebaik-baiknya," sebut Jahrul lagi.
Diharapkan nantinya Pemkab Kukar dapat mengalokasikan bantuan berupa perahu. "Mudah-mudahan ada bantuan lagi, kami harap ada bantuan perahu. Kami ucapkan terima kasih banyak kepada Pak Rendi untuk penyerahan mesin ini," Jahrul mengakhiri.
Sementara Rendi Solihin menjelaskan mengenai bantuan yang disalurkannya kali ini yang terkait dengan Kukar Idaman dan menjadi visi misi Edi-Rendi dimana terdapat 23 program dedikasi di dalamnnya. Ada 25 ribu nelayan produktif menjadi sasaran dari program unggulan yang terus gencar dilakukan di setiap kecamatan. "Perikanan di Kukar ini meliputi banyak sektor, ada nelayan tangkap, budidaya keramba, hingga budidaya laut jadi harus dimanfaatkan sebaik mungkin," ucap Rendi.
Terkait dengan program 25 ribu nelayan produktif, Rendi menilai ini akan menjadi salah satu penopang perekonomian. Selain meningkatkan potensi perikanan, juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Pastinya ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," imbuhnya.
Rendi berjanji akan kembali lagi ke Muara Wis dengan membawa berbagai bantuan lainnya untuk masyarakat. "Datanya sudah ada, saya janji akan kembali lagi dengan membawa bantuan lainnya ke Muara Wis," pungkasnya. (*)