Bimtek ini diikuti oleh 35 Peserta yang teriri dari pengelola arsip Dinas, Badan, Kecamatan dan RSUD di Kabupaten Badung, Bali. Kegiatan dibuka oleh kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Hj. Aji Lina Rodiiah, dengan narasumber Dra. Prihatni Wuryatmini, M. Hum yang merupakan Arsiparis Ahli Madya/Ketua Tim Wilayah Timur 1 Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
“Diikuti juga beberapa OPD, bukan kami Diarpus saja, sebanyak belasan OPD yang ikut yaitu para petugas arsip, Bimtek penyusunan arsip dinamis dan penyusutan juga, narasumbernya dari ANRI,” kata Aji Lina Rodiah.
Pada hari keduanya, para ASN dari Kukar ini berkunjung ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung, Bali diterima oleh Kadis didampingi oleh Kabid Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan serta Kabid Pengelolaan dan Preservasi Arsip, diakhiri dengan melakukan kunjungan ke Depo Arsip Kabupaten Badung.
“Yang didapatkan alhamdulillah para OPD bisa mengelola bagaimana arsip dinamis, mulai dari penciptaan pemeliharaan sampai penyusutan itu didapat, namun yang lebih menjadi pengalaman berharga itu kami melihat langsung Depo Arsip yang sangat bagus dan representative milik Kabupaten Badung,” ungkapnya.
Wajar saja jika Kabupaten Badung terpilih terbaik dalam pengelolaan arsip se-Indonesia karena disamping memiliki SDM arsip yang banyak dan mumpuni juga memiliki depo arsip arsip yang sangat representative.
“Badung kan terbaik nomor 2 se-Indonesia, ya harapan kami bisa dibangunkan juga Depo arsip yang representatif seperti di Badung, jadi setiap OPD itu mudah menaruhnya arisp nya kesini (Diarpus Kukar, red),” sebut Aji Lina.
“Dalam depo arsipnya itu juga tersusun baik dan masing-masing kajian, missal untuk bidang politik jadi satu semua, missal bidang budaya juga jadi satu, sehingga mudah untuk mencarinya jika sewaktu-waktu diperlukan,” pungkas Aji Lina. (*)