Hal ini tentu saja membuat petugas yang berjaga merasa khawatir. Tim Gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Kutai Kartanegara yang berjaga disetiap sudut untuk melakukan pengamanan harus bekerja ekstra keras.
Sejumlah personel dari berbagai unsur ini mengamankan alur Sungai Mahakam yang digunakan sebagai sumber air untuk tradisi Belimbur. "Ada beberapa orang yang terjun ke air, kami minta segera naik karena berbahaya kalau kram atau ada kejadian lainnya yang tidak diharapkan," ujar Kepala Disdamkarmatan Kutai Kartanegara Fida Hurasani.
“Kami melibatkan petugas untuk pengamanan air (alur sungai) 5 orang, untuk suplai air dikawasan Belimbur sebanyak 10 personel," imbuhnya.
Para petugas berusaha melakukan yang terbaik, memberikan dukungan untuk kegiatan tradisi tersebut, mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi selama Belimbur berlangsung. "Alhamdulillah sampai saat ini belum ada laporan tentang kejadian yang tidak diharapkan," tutup Fida.
Editor: Aspian Nur