Kepala Dinsos Kukar, H Hamly mengatakan, pada perayaan HUT ke-78 Kemerdekaan RI tahun ini, pihaknya bersama perwakilan veteran Kukar diundang untuk silaturahmi dengan pemerintah provinsi.
“Belum lama ini disambut bapak Wakil Gubernur, pada prinsipnya sama dengan pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi juga memperhatikan bagaimana keberadaan dan kondisi veteran maupun janda veteran. Alhamdulillah provinsi juga memberikan semacam bantuan seperti yang dilakukan kabupaten kota,” kata Hamly kemarin.
Bantuan yang diberikan ini tentu sangat bermanfaat bagi veteran dan janda veteran sebagai wujud partisipasi pemerintah Kaltim terhadap veteran maupun janda veteran yang ada di Kaltim, terlepas dari bantuan rutin yang selalu diberikan oleh pemerintah kabupaten dan kota dimasing-masing wilayahnya.
“Kalau kita dari kabupaten ada tali asih setiap bulan selain itu juga kami memfasilitasi terkait dengan layanan kesehatan, kita fasilitasi kadang juga ada kartu BPJS-nya hilang lah dan lainnya maklumlah sudah sepuh kan keluarga nya tidak terlalu memonitor dan kitalah yang membantu melalui pendampingan dari pendamping veteran yang ada di kecamatan-kecamatan,” ungkapnya.
Hamly menegaskan, tercatat veteran dan janda veteran di Kukar ada sebanyak 95 orang, saat disinggung bagaimana perhatian pemerintah kabupaten terkait pahlawan kemerdekaan atau yang berstatus pahlawan nasional asal Kukar seperti yang dikenal seperti Muso Bin Salim dan Muhammad Salihiddin, ia menyatakan hal tersebut sudah menjadi wewenang dari pemerintah pusat melalui kementerian sosial.
“Kalau pahlawan nasional itu kaitannya wewenangnya di kementerian sosial, itu kita ketahui saat mengkomunikasikan Sultan Aji Muhammad Idris ternyata itu kewenangannya di pusat semuanya baik itu pembinaan pelayanannya di pusat, karena memang regulasi untuk memberikan penghargaan pada nasional itu harus seizin dan rekomendasi pusat,” tegasnya.
Dinsos kabupaten hanya koordinasi mengkomunikasikan menyiapkan kesediaan keluarga jika pemerintah pusat berkeinginan mengadakan acara dan lain sebagainya, pemerintah pusat berkomunikasi ke Dinsos dan kemudian Dinsos menyampaikan ke keluarganya atau ahli waris dari pahlawan nasional yang dimaksud.
Masih pada momentum perayaan HUT kemerdekaan, Dinsos Kukar berharap di peringatan HUT ke-78 ini mudah-mudahan secara nasional masyarakat Indonesia sejahtera karena hal ini sesuai visi misi presiden dan pemerintah daerah.
“Kemudian harapan keduanya apa lagi kita akan menghadapi pemilihan umum dan IKN, mudah-mudahan kondusifitas daerah kita selalu terjaga sehingga masyarakat dan pemerintah daerah provinsi maupun pusat bisa terus berkolaborasi untuk program-program peningkatan kesejahteraan sosial,” pungkasnya. (adv)