Pelatihan yang berlangsung di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong edisi kedua ini diikuti 40 peserta.
Kepala Dispora Kutai Kartanegara Aji Ali Husni mengatakan pelatihan ini melibatkan peserta dari 19 cabang olahraga yang belum terlibat dalam pelatihan sebelumnya.
“Dispora Kukar juga bekerjasama dengan Atkor (Asosiasi Tenaga Keolahragaan) menyelenggarakan pelatihan ini, berfokus pada olahraga yang masuk dalam DBON (Desain Besar Olahraga Nasional) dan SSB (Sekolah Sepak Bola). Namun, yang menjadi prioritas kami adalah para pelatih dalam PPLPD (Program Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah),” kata Ali.
Pentingnya pelatihan ini karena setiap level atlet yang akan mewakili daerahnya di tingkat provinsi atau nasional harus didampingi oleh pelatih yang bersertifikasi nasional.
“Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas SDM, terutama di kalangan pelatih,” ungkapnya.
Peserta diminta menyusun rencana program, termasuk jadwal latihan selama enam bulan ke depan, kemudian kinerja peserta akan dievaluasi.
“Pelatihan ini adalah komitmen kami Dispora untuk meningkatkan kualifikasi para pelatih lokal. Diharapkan, selain memiliki atlet berprestasi, pelatih-pelatihnya juga harus memiliki sertifikasi yang berstandar nasional,” papar Ali.
Pada APBD Perubahan pihaknya telah mengalokasikan dana untuk tiga kelas pelatihan lagi. “Harapan kami dengan adanya pelatihan ini, para pelatih yang memiliki kemampuan nyata di lapangan akan mendapatkan sertifikasi resmi. Ini bertujuan untuk lebih meningkatkan profesionalisme dan kualitas pembinaan olahraga di Kutai Kartanegara,” ujar Ali.