Kepala Bapenda Kukar, Bahari Joko Susilo (BJS) mengatakan, meskipun diberikan kewenangan terkait pendapatan daerah, tentunya Bapenda tidak bekerja sendirian, melainkan melibatkan semua pihak agar pendapatan asli daerah bisa dioptimalkan dengan baik.
“Kami 25 Juli kemarin mengikuti Rakor Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Tahun 2023 di Jakarta. Kegiatan diinisiasi langsung Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Pak Ditjen menyatakan dalam pengoptimalan pendapatan harus kerja bersama dan ada lima hal yang harus dilakukan,” kata BJS.
Adapun lima hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, yang pertama terus melakukan intensifikasi sumber-sumber pendapatan yang ada untuk kemudian dioptimalkan, dimaksimalkan dan digenjot lagi.
Kedua, melakukan ekstensifikasi memperluas sumber-sumber pendapatan yang belum digali selama ini, baik yang sudah ada potensi nya tapi belum digali maka harus diperluas lagi. Ketiga, lakukan digitalisasi elektronifikasi sesuai dengan pemerintah daerah yang mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta juga mendukung elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.
Keempat, tingkatkan terus sumber daya manusia karena keterbatasan SDM bisa mengganggu kinerja, tidak ada uang SDM tidak kompeten berbahaya, ada uang pun SDM tidak kompeten lebih berbahaya lagi. Oleh karena itu peningkatan SDM sangat penting dengan melakukan rakor pembinaan, bimtek terus lakukan peningkatan kapasitas.
Dan kelima, lakukan inovasi di segala bidang, baik itu di Bapenda juga di Samsat serta di seluruh sektor.
Editor: Maruly Zainuddin