Adapun Inovasi yang ditampilkan dari Bapenda ialah Sistem Pajak Online, Bangun Tidur Etam Bisa Bayar Pajak (Si Pajol Betijak). Kepala Bapenda Kukar, Bahari Joko Susilo didampingi Bidang Perencanaan Pengawasan dan Pengembangan, Bapenda Kukar, Erwan Riyadi mengatakan, aplikasi Si Pajol Betijak sengaja dibuat akronim yang unik untuk lebih mengakrabkan di telinga seluruh masyarakat agar mudah dalam pengucapan dan diingat.
“Itukan memudahkan kita untuk orang mengenal aplikasinya. Aplikasi ini sudah dirilis beberapa tahun lalu dan terus dikembangkan, dan akan terus dikembangkan supaya aplikasi itu makin lama makin mudah semakin cepat semakin murah. Artinya bahkan orang tua yang tidak terbiasa meggunakan digital bisa menggunakan aplikasi itu,” katanya.
Karena kegunaannya untuk pembayaran, jadi masyarakat selaku wajib pajak (WP) merasa bahwa dengan adanya Si Pajol Betijak ini justru lebih gampang dan tidak ribet. “Kenapa ini harus didorong kita kan tau Kukar geografisnya kan luas. Cara terbaik dan efektif adalah dengan cara online. Karena bila harus mencover 20 kecamatan yang luas seperti itu dengan secara offline itu sulit. Maka pilihan digitalisasi itu menjadi pilihan yang rasional,” jelasnya.
Sebelumnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian mengapresiasi atas keikutsertaan Pemkab Kutai Kartanegara dalam Festival Inovasi Pemerintah yang diikuti 27 Provinsi kabupaten/kota.
Apresiasi tersebut diungkapkan Mendagri Tito Karnavian saat mengunjungi stand pameran inovasi Pemkab Kukar yang langsung mendapatkan penjelasan terkait inovasi yang ditampilkan oleh Asisten I Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat didampingi Kabag Prokompim Ismed serta jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar.
“Luar biasa, inovasi pemkab Kukar sudah banyak berbi cara di pentas nasional dan ini patut jadi contoh daerah lain, apalagi Kukar merupakan bagian dari mitra Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara harus terus berkolaborasi, inovasi dan daya saing,” ujar Tito Karnavian.
Bahkan Mendagri Tito Karnavian juga mengajak seluruh kaula muda daerah dukung penuh pembangunan IKN dengan melakukan terobosan dan inovasi, sehingga mampu menjadi pemuda-pemuda kreatif yang memiliki daya saing ke depannya.
“Saya berharap para pemuda di daerah khususnya di Kutai Kartanegara terus melakukan berkreasi, berinovasi dalam menyongsong ibu kota negara di Kalimantan Timur berdaya saing,” kata Tito Karnavian memberikan semangat.
Tidak hanya itu, stand pameran inovasi Kukar juga turut dikunjungi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang juga menyaksikan tayangan keberhasilan inovasi Kukar melalui publikasi tayangan VideoTron. “Kukar mantap,” ujar Ganjar singkat sambil mengajungkan jempolnya seraya meninggalkan stand inovasi Kukar.
Dalam festival inovasi pemerintah daerah ini, Pemkab Kukar menampilkan enam inovasi keberhasilan serta sertifikat penghargaan tingkat nasional yang telah diraih turut dipamerkan. Adapun inovasi tersebut yakni Si Pajol Betijak, KLIK ME (Kelola Listrik Komunal Muara Enggelam), Mabuk Kepayang (Kemitraan Bumdesa dan Masyarakat Sungai Payang), Gemerlap (Gerakan Merdeka Lewat Air Pamsimas), Kampung Raja Mapan (Kawasan Masyarakat Pertanian Unggulan Rakyat Sejahtera Mandiri Pangan), dan Sinar Purnama (Solusi Pertanian bumdes Sumber Pernama).
Editor: Maruly Zainuddin