Kepala Dinsos Kukar Hamly mengatakan bantuan baik dari kementerian dan dari Pemerintah Kabupaten Kukar ini bisa terlaksana dengan baik berkat peran aktif serta kawan-kawan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang bertugas di desa-desa seluruh Kecamatan se-Kukar.
“Dinas Sosial Kutai Kartanegara memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh Pendamping PKH yang turut berperan dalam kerja bersama upaya penurunan angka kemiskinan di Kukar. Komitmen kami dan arahan bupati juga supaya teman-teman pendamping ini tetap menjadi mitra kuat dinas sosial sehingga bisa tetap eksis,” kata Hamly.
Agar kerja kolaboratif dengan pemerintah ini berlangsung efektif dan terukur capaian kerjanya, Hamly berharap para pendamping PKH ini terus memberikan saran serta masukan terkait dengan evaluasi kerja bersama dalam melaksanakan program kesejahteraan sosial untuk pengentasan masalah kemiskinan di Kukar.
“Keberadaan pendamping PKH merupakan bukti nyata dari rasa tanggung jawab sosial yang sangat besar untuk melakukan pelayanan sosial dalam mendampingi KPM PKH menuju masyarakat yang maju, mandiri dan sejahtera dan angka kemiskinan di Kukar lambat laun terus menurun seiring tepat sasarannya bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah ke KPM,” ungkapnya.
Proses pendampingan yang dilakukan merupakan suatu proses pembelajaran terus menerus bagi peserta PKH dengan tujuan kemandirian keluarga dalam upaya-upaya peningkatan taraf hidupnya yang lebih sejahtera.
Tak lupa selain terus berupaya meningkatkan potensi diri, Hamly berpesan kepada seluruh pendamping PKH agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan baik manajerial maupun teknis pendampingan dalam fungsional memberikan pelayanan sosial kepada peserta PKH. “Meningkatkan profesionalisme kinerja dalam melakukan pendampingan sosial PKH, terlaksananya PKH secara terencana, terpadu dan berkesinambungan, sehingga program bantuan yang diberikan tepat sasaran dan penurunan kemiskinan di Kukar bisa signifikan di setiap tahunnya,” tegas Hamly.