Program Terang Kampungku merupakan satu dari beberapa program dalam visi misi Kukar Idaman.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto optimisti Program Terang Kampungku yang telah dipetakan selama periode 2021-2026, bakal tuntas di tahun 2024.
Untuk progress realisasi program ini akan dibangun dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Tunjungan, Dusun Nangka Bonah juga di Desa Kupang Baru Kecamatan Muara Kaman tahun ini dan sudah masuk proses perencanaan.
"Insya Allah Mei bulan depan sudah mulai tahap fisik. Penganggarannya dari APBD 2023, dibantukan melalui BKKD (Bantuan Keuangan Khusus Kepada Desa). Di Kupang Baru sebesar Rp6,2 Miliar kalau di Nangka Bonah dan Tunjungan Rp6 Miliar,” papar Arianto.
Ada satu lagi desa yaitu Desa Liang Buaya, Kecamatan Muara Kaman yang karena terkendala jaringan PLN tidak bisa masuk. Menyikapi persoalan ini, rencananya diakomodir dalam APBD 2024, sisanya tinggal koordinasi dengan PLN untuk pemenuhan jaringan listrik.
“Sudah semua masuk program dan anggaran mereka, tapi ada kendala teknis. Seperti di Melintang harus ada tiang khusus baru tahun ini dikerjakan. Sementara itu untuk pembangunan dua PLTS direncanakan selesai Agustus dan nyala. Kami optimis Terang Kampungku ini selesai di tahun 2024 sudah selesai semua. Dari 17 Desa yang sebelumnya tidak teraliri listrik itu sudah selesai semua" sebutnya.
Diharapkan pembangunan PLTS ini bisa berjalan lancar sehingga target RPJMD bisa tercapai. Masyarakat desa juga diharapkan bisa mendapatkan manfaat, menjaga dan mengelola aset yang dibangun pemerintah.
"Karena mekanisme kami membangun PLTS untuk diserahkan ke desa, mereka yang kelola, menjadi aset dan dimanfaatkan. Untuk memenuhi kebutuhan layanan infrastruktur dasar dan menjadi sumber potensi ekonomi desa yang dikelola BUMDes," tutup Arianto.
Editor: Aspian Nur