Semua perangkat daerah wajib berkolaborasi untuk penurunan stunting, tidak terkecuali oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) yang menggelar lomba pelaksana Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
Kepala DPMD Kukar, Arianto mengatakan lomba ini sebagai ajang kompetisi Posyandu yang merupakan kegiatan untuk menunjukkan kemampuan atau prestasi kerja dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar berdasarkan Permendagri Nomor 18 tahun 2018.
“Tema lomba Posyandu kali ini ialah Posyandu Idaman Sahabat Keluarga. Lomba ini untuk mengoptimalisasi fungsi Posyandu sebagai ujung tombak dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar yang mencakup 5 program utama yaitu pelayanan kesehatan ibu dan anak, gizi, imunisasi, Keluarga Berencana, dan penanggulangan diare serta program pengembangan lainnya,” katanya.
Arianto menyampaikan bahwa lomba juga bertujuan meningkatkan citra Posyandu sebagai salah satu lembaga kemasyarakatan desa dan mewujudkan Posyandu Idaman Sahabat Keluarga.
“Lomba ini juga mempersiapkan kader untuk mengikuti lomba pelaksana Posyandu terbaik tingkat kabupaten, provinsi, dan tingkat nasional. Yang saat ini tengah berkegiatan yakni sejak 3-16 Maret nanti adalah seleksi posyandu di tingkat masing-masing kecamatan. Untuk lomba tingkat kabupaten diagendakan April,” jelasnya.
Salah satu kecamatan yang rampung menggelar lomba Posyandu adalah Muara Jawa. Diikuti 8 Posyandu yang merupakan perwakilan dari 8 kelurahan.
Hadir pada kesempatan ini perwakilan dari DPMD Kukar Ernik Tresnawati, Kapolsek Muara Jawa, KUA, Kepala UPTD Puskesmas, lurah se-kecamatan Muara Badak, dan seluruh kader Posyandu balita dari 36 Posyandu, Rabu (8/3).
Ketua Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu, Muhammad Ramli, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut sosialisasi penilaian lomba pelaksana Posyandu tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara yang diselenggarakan oleh DPMD pada Kamis 2 Februari 2023 lalu.
“Setelah lomba ini akan dilakukan pembinaan secara langsung ke Posyandu. Pemenang lomba akan menjadi perwakilan Kecamatan Muara Jawa mengikuti lomba Pelaksana posyandu tingkat Kabupaten yang rencananya dilakukan,” terangnya.
Sementara itu, Camat Muara Jawa, Safurdin dalam sambutan dan arahannya mengatakan bahwa lomba ini bertujuan untuk mengevaluasi, memberikan motivasi sekaligus pembinaan kepada kader Posyandu.
“Sehubungan dengan stunting, PR (pekerjaan rumah) kita bersama target penurunan stunting adalah 14 persen. Perlu dipikirkan bersama bagaimana cara untuk meningkatkan kunjungan balita datang dan di timbang ke posyandu,” tegas Safrudin.
Editor: Koran Kaltim