Pada Musrenbang yang dibuka resmi oleh Wakil Bupati Kukar, H Rendi Solihin ini merupakan agenda tahunan untuk penajaman dan menyelaraskan program prioritas kecamatan.
Maksud kegiatan ini untuk membahas usulan kegiatan yang merupakan proses penggalian dan gagasan tingkat desa yang kemudian menjadi usulan di kecamatan.
Sedangkan tujuan Musrenbang Kecamatan Tenggarong ini untuk membahas prioritas, sehingga perangkat daerah bisa menentukan arah pembangunan di masa mendatang.
Musrenbang dihadiri seluruh Lurah, Sekretaris Lurah, Kades, LSM, perangkat daerah se-Kukar, tokoh agama, tokoh masyarakat dan narasumber dari Bappeda yang memberikan arahan dan mekanisme tata cara pengusulan program kegiatan.
“Semua berhak mengusulkan sumbang saran untuk kemudian menyusun program kerja untuk menjawab aspirasi masyarakat Tenggarong baik itu pembangunan infrastruktur ekonomi sosial dan budaya,” kata Plt Kepala Bappeda Kukar Sy Vanesa Vilna.
Nana sapaan akrabnya menjelaskan dari Musrenbang ini diharapkan menghasilkan output yang akurat daftar usulan skala prioritas untuk kemudian diusulkan ke pemerintah kabupaten.
Usulan yang menjadi prioritas ialah peningkatan upaya penanggulangan kemiskinan, peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, peningkatan upaya pelestarian lingkungan hidup dan penanggulangan bencana, peningkatan sektor pertanian untuk ketahanan pangan, aksesibilitas infrastruktur terutama daerah pinggiran dan birokrasi yang bersih dan berwibawa.
“Penanggulangan kemiskinan ini menjadi prioritas kabupaten Kutai Kartanegara terlebih ada target yang sudah ditetapkan melalui pak presiden khususnya terkait dengan kemiskinan ekstrem. Musrenbang ini wujud sinergitas kita semua mulai pemerintah desa kelurahan, kecamatan dan kabupaten dengan dihadiri dinas terkait untuk mempertajam arah pembangunan kita sesuai visi misi Kukar Idaman yang inovatif berdaya saing dan mandiri,” tegas Nana.
Editor: Koran Kaltim