Selain perangkat daerah, monitoring lapangan ini, Bappeda yang dipimpin langsung Plt Kepala beserta para Kabid dan Sub Koordinator internal Bappeda didampingi oleh Camat dan Kepala Desa setempat.
“Pelaksanaan Monitoring Lapangan ini dilakukan terpadu antara Bappeda, Bagian Administrasi Pembangunan Setkab dan Perangkat Daerah,” ucapnya.
Sebagai informasi adapun kecamatan yang dikunjungi adalah pertama kali Kecamatan Kembang Janggut, Tabang, Kenohan, Muara Muntai, Muara Wis dan terakhir Kecamatan Kota Bangun.
Hari pertama monitoring lapangan ialah monitoring kegiatan perbaikan jalan Poros Kahala dilanjutkan monitoring kegiatan penggantian Jembatan Keliran dan monitoring pembangunan SPAM 30 liter perdetik Desa Pulai Pinang, Kecamatan Kembang Janggut.
Hari kedua, Bappeda monitoring Pembangunan SPAM di Muara Tiq, Kecamatan Tabang, dilanjutkan monitoring penguat sinyal desa Blankspot Revieter Pulau Pinang. Hari ketiga monitoring jalan Desa Kuyung - Desa Kayu Batu dan monitoring pembangunan ruang laboratorium computer SMP Negeri 2 Kecamatan Muara Muntai. Kemudian monitoring pembangunan SPAM di Desa Melintang dan monitoring pembangunan alih fungsi balai penyuluhan KB di Kecamatan Muara Wis.
Hari keempat monitoring pekerjaan pengadaan dan pemasangan SPAM 50 liter perdetik Kecamatan Kota Bangun, monitoring fasilitasi penyelenggaraan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Liang Ilir, lanjutan peningkatan kapasitas struktur jalan Desa Kedang Ipil – SP7 - Desa Wonosari dan monitoring pembangunan ruang laboratorium computer SMP Negeri 3 Kota Bangun. Di hari kelimanya rombongan bergeser kembali ke Kota Tenggarong. “Alhamdulillah monitoring lapangan sudah kita laksanakan, semoga pekerjaan kegiatannya bisa rampung tepat waktu, monitoring lapangan yang kami lakukan ini meliputi semua aspek, mulai dari infrastruktur fisik aksesibilitas, kebutuhan air bersih, pencegahan stunting hingga sektor pendidikan dan lainnya,” pungkas Nana sapaan akrab Plt Kepala Bappeda Kukar ini. (*/kk)