"Dalam perjalanannya kopbun belayan sejahtera juga sempat memiliki unit usaha jasa pemenuhan sembilan bahan pokok untuk anggotannya, namun nasib malang, kantor koperasi dan gudangnya mengalami musibah kebakaran di tahun 2004, terpaksa usaha tersebut harus dihentikan," kata Tajuddin.
Ia menjelaskan, pada tahun 2022 Kopbun Belayan Sejahtera, dipimpin oleh anak-anak petani. Generasi milenial telah membawa babak baru pada koperasi ini. Para pengurus yang diisi oleh mayoritas anak muda ini, membawa wajah baru dengan menerapkan digitalisasi pada Kopbun Belayan Sejahtera.
Para pengurus memulai dengan database berbasis digital dan menghidupkan kembali infrastruktur orgranisasi. Sejak pertengahan 2021 pengurus mulai melakukan pemetaan di kebun-kebun anggota. Peta-peta tersebut selanjutnya diolah sebagai data base untuk memanajemen pengelolaan kebun dan meningkatkan produktifitas anggota berbasis analisa digital. Kelompok-kelompok tani yang sebelumnya pasif, mulai di aktifkan kembali perannya untuk mengorganisir anggota.
"Petani anggota mulai diarahkan untuk bergeser dari pembayaran cash ke pembayaran digital.
Grup-grup media sosial seperti Whatsapp dan telegram digunakan secara maksimal sebagai saluran informasi dan sarana komunikasi. Seluruh kebijakan, stok kebutuhan pupuk, herbisida, peralatan perkebunan dan hal-hal menyangkut laporan keuangan koperasi di sampaikan secara transparan kedalam grup-grup media sosial tersebut. Kopbun Belayan Sejahtera sudah mulai menggunakan aplikasi berbasis excel untuk mempermudah proses penyusunan laporan keuangannya. Juga mulai mempublikasikan aktifitasnya melalui Instagram dan facebook," jelasnya.
Setiap pagi hari, pengurus melakukan rapat selama kurang lebih satu jam, untuk mengevaluasi kinerja hari sebelumnya dan merencanakan kerja yang akan dilakukan. Para pengelola akan mempersentasikan hasil kerjanya setiap minggu sekali. Sehingga, pengurus dapat mengetahui dan mengevaluasi perkembangan unit-unit usaha. Kinerja pengurus di awasi penuh oleh para pengawas. "Setiap bulan pengurus akan mengirimkan laporan keuangan dan kegiatannya pada anggota. Pengawas secara rutin melakukan bedah kas dan stokopname setiap bulan. Pengurus dan pengawas saling bekerjasama dengan porsinya masing-masing. Dan kapasitas kami selaku OPD teknis secara konsisten memberikan bimbingan dan pembinaan agar Kopbun Belayan Sejahtera ini terus berdikari untuk kesejahteraan masyarakat ulu Mahakam dan sekitarnya," tegas Tajuddin. (*/KK)