“Upaya ini sudah bisa dilihat secara nyata dengan pembinaan yang telah kami lakukan yaitu terhadap Koperasi Rukun Makmur Sejahtera bertempat di Bangun Rejo Tenggarong Seberang yang berdiri sejak 1996, merupakan Koperasi Unit Desa (KUD) yang sekarang berperan aktif dalam produksi beras dan melakukan pemasaran beras lokal dengan produksi sekitar kurang lebih 180 Ton pertahun,” kata Tajudin.
KUD ini dalam sepak terjangnya melakukan pemasaran yang cukup luas dan telah melakukan kerjasama dengan PT Kaleda Berau serta pondok-pondok pesantren dan warung makan di sekitar Desa Bangun Rejo, Tenggarong Seberang.
“Kerjasama dengan perusahaan dan ponpes juga warung makan di Bangun Rejo dengan nama label ‘Ketupat’. Selain itu Koperasi Rukun Makmur juga menjual jagung, menjual dedak seharga kurang lebih 4.000 perkilo, jagung pipel dan sudah memasarkan dedak serta jagung di Samarinda, Samarinda Seberang, Palaran sampai ke Handil dan Balikpapan. Dedak yang dipasarkan kurang lebih 15 ton perbulannya,” jelasnya.
Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi Diskop UKM Kutai Kartanegara, Endri R menyebutkan pihaknya selama ini terus berusaha mengaktifkan koperasi-koperasi di sektor-sektor pertanian.
“Kami coba terus mengaktifkan koperasi di sektor pertanian, baik yang utama sehat kelembagaannya dan sehat tata kelola manajemen usahanya yang ada di beberapa kecamatan dengan melakukan pembinaan secara berkala,” sebut Ulik sapaan akrab Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi ini.
Sementara itu, Ketua Koperasi Rukun Makmur, Budiono menegaskan apabila ada yang ingin melakukan kemitraan atau membutuhkan beras-beras lokal silahkan menghubungi kontak person di Handphone 0813 4624 0464. “Selain itu kami juga memiliki potensi lain seperti home industry seperti kripik singkong, amplang dari ikan nila dan lele, serta produk lainnya,” tegas Budiono. (*/kk)