“Untuk kami ini adalah terobosan baru karena selama ini kami masih menggunakan pemasaran digital menggunakan media sosial sederhana Facebook dan Instagram, juga sempat di Mbiz market dan sekarang ini dicoba dengan difasilitasi oleh Ketua DPRD ini bagaimana si pelaku UMKM punya website sendiri,” kata Tajudin.
Dengan website bisnis, para pelaku UMKM selain bisa men-display produk dan memasarkan, semuanya lebih dipermudah terutama untuk meluaskan pangsa pasar sehingga lebih optimal dan maksimal lagi.
“Mudah tahun ini kami sudah bisa melakukan terobosan baru ini dan mudahan tahun depan dapat dukungan lagi, kami berharap kalau bisa kecamatan-kecamatan yang potensial produk UMKM nya seperti Anggana, Muara Jawa, Loa Kulu itu banyak, Tenggarong Seberang juga banyak UMKM nya tapi masih melaksanakan secara sederhana, mudahan ini bisa dijadikan program terusan ke depannya. Untuk nara sumber kegiatan ini dari pihak konsultan dari Samarinda,” papar Tajudin.
Website bisnis ini bisa menjadi wadah baru untuk pelaku UMKM dalam memasarkan produknya sehingga bisa lebih maksimal dan lebih luas lagi. “Jadi kalau dulu hanya Facebook kan kecil, sekarang display varian macam-macam silahkan, kan kadang-kadang produknya banyak, jadi silahkan di display dulu di website, nanti tergantung konsumen pilih yang mana, tinggal pesan kemudian kirim, mau kita seperti itu,” pungkas Tajudin. (*/kk)