“Kami mendukung program dedikasi bupati dan wakil bupati yang tercantum dalam RPJMD 2021-2026 yaitu program Kukar siap kerja, berbagai macam pelatihan telah kami lakukan baik itu pelatihan mekanik alat berat dan lainnya, selama kepemimpinan pak Kadis kami juga sudah memfasilitasi anak-anak putra daerah untuk ikut pelatihan dan kini sudah bekerja,” kata Hatta.
Untuk maksimalnya pelatihan kerja yang dilakukan oleh Distransnaker Kukar, pihaknya selalu menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LKP) yang kompeten di bidang nya masing-masing dan setiap pelaksanaan pelatihan selalu dibagi beberapa angkatan.
“Kita bagi perangkatan itu yang ikut jadi peserta, jadi misalnya 60 orang total peserta kita bagi tiga angkatan yakni masing-masing angkatan kita ikut sertakan 20 orang, dan itu berlangsung selama ratusan jam pelajaran, sehingga pelatihan yang diberikan berlangsung maksimal, sebagai contoh kalau pelatihan mekanik alat berat itu sebanyak 630 jam pelajaran,” jelasnya.
Jadi apa yang dilakukan Distransnaker Kukar ini sesuai dengan program Kukar Siap Kerja, yaitu bahwa melakukan pelatihan dan langsung memberikan pekerjaan kepada anak-anak Kukar. Selama 2021 untuk menciptakan tenaga kerja yang berkualitas pihaknya selalu bekerja sama dengan LPK yang berkompeten, jadi tidak hanya bekerja sama saja namun mengadakan kegiatan pelatihan yang selalu berorientasi pada kebutuhan pasar.
“Artinya kami menyesuaikan dengan kebutuhan pangsa pasar saat ini, karena kebutuhan saat ini dibutuhkan mekanik pertambangan makanya kami laksanakan pelatihan mekanik dan kebutuhan pangsa pasar kerja lainnya. Jadi yang kami lakukan itu adalah bukti nyata bukan sekedar janji sesuai dengan hashtag-nya Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, hashtag-nya#nyamanbecarikerja,” pungkas Hatta. (*/Muhammad Heriyansah)